Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, mengajak seluruh kepala desa untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, terutama di tengah maraknya aksi unjuk rasa di berbagai daerah.
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid megatakan, situasi Kamtibmas kondusif menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tentram dan stabil bagi seluruh masyarakat. Terutama untuk hidup dan beraktivitas, memungkinkan pembangunan daerah berjalan lancar, meningkatkan rasa percaya diri dan perlindungan masyarakat. Termasuk meminimalkan potensi konflik dan gangguan hukum yang dapat terjadi.
“Saya harap kepala desa mampu menjaga Kamtibmasnya di wilayahnya masing-masing,” kata Riza, Selasa (2/9/2025).
Menurutnya, di tengah gejolak gelombang aksi unjuk rasa pentingnya peran kepala desa dalam menjaga situasi Kamtibmas. Kepala desa sebagai pemimpin desa bertanggung jawab menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan harmonis bagi warganya. Kamtibmas merupakan pondasi kesejahteraan desa dan mendukung pembangunan nasional. Kepala desa harus bisa melakukannya melalui pembinaan masyarakat serta koordinasi dengan aparat penegak hukum.
Begitu pula dengan penguatan lembaga keamanan desa untuk mengatasi berbagai gangguan seperti konflik antar masyarakat. Oleh sebabnya, kepala desa diwanti-wanti agar tidak memberikan statement yang menyakiti hati masyarakat. Justru harus berbicara halus alias soft spoken dengan memberikan pernyataan yang bisa menyejukkan hati masyarakat.
Baca juga: Empat Kandidat Bersaing Rebut Kursi Sekda Basel, Berikut Ini Nama-namanya
“Jangan berstatement di luar nalar maupun aneh-aneh. Mari kita soft spoken semua, berikan pernyataan yang sangat menyejukkan masyarakat jangan menyakiti masyarakat,” ujar Riza Herdavid.
Di sisi lain masyarakat harus bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar. Misalnya isu-isu yang belum jelas kebenarannya belakangan ini. Hal ini menjadi kunci agar situasi tetap aman dan nyaman bagi seluruh warga dalam menghadapi dinamika sosial dan politik. Termasuk tidak menimbulkan kegaduhan apalagi mengarah kepada adu domba.
Diakuinya masyarakat tidak meminta banyak dari pemerintah. Mereka hanya ingin pejabat bisa bekerja secara amanah dan menjadi pelayan serta pemimpin yang baik agar dicontoh masyarakat. Permintaan tersebut saat ini terus diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan agar kepala dan wakil kepala daerah bisa tetap amanah mengemban amanat masyarakat.
“Jadilah pelayan pemimpin yang baik dan amanah itu yang sedang kami ikhtiarkan selaku pemimpin Kabupaten Bangka Selatan. Jadi pelayan dan selalu untuk amanah kepada rakyat,” sebutnya.
Kata Bupati dirinya bersama jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) tidak akan membiarkan perbedaan mengganggu keharmonisan hidup bersama. Ia turut mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan terprovokasi oleh oknum-oknum yang ingin mengganggu stabilitas keamanan di Negeri Junjung Besaoh.Ia pun turut mempersilakan masyarakat menyampaikan aspirasi mereka terhadap kinerja pemerintah daerah.
“Kedamaian hanya bisa terwujud jika kita bersatu padu, bergotong royong dan saling menjaga satu sama lain,” ucapnya.












