Buruan! Masa Subsidi Sertifikasi Halal Akan Berakhir dari LPPOM MUI Babel

Ahada
Buruan! Masa Subsidi Sertifikasi Halal Akan Berakhir dari LPPOM MUI Babel
Ilustrasi LPOM MUI Babel. (Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID — Direktur Pengkajian Pangan, obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia Provinsi Bangka Belitung (LPPOM MUI Babel), Nardi Pratomo, memberikan subsidi perpanjangan sertifikasi halal kepada sedikitnya 1.400 pelaku UKM yang ada di Bangka Belitung.

Seluruh pelaku UKM yang telah mengantongi lebel halal dari LPPOM MUI Babel  dan akan memasuki masa habis 2020 akan dikenakan subsidi biaya perpanjangan sertifikasi halal hingga 50% atau sebesar Rp950.000.

Menurut Nardi, hal ini harus dilakukan LPPOM MUI Babel untuk membantu mengurangi dampak Covid 19 yang tengah melanda Bangka Belitung.

Program subsidi tersebut telah berjalan dari bulan Mei hingga akhir Juni 2020.

"Maka dalam 3 hari ini, sebelum berakhir diberitahukan kepada UKM yang masa berlakunya habis segera melakukan perpanjangan Sertifikasi Halal dengan cara mendaftar ke kantor  LPPOM MUI Babel," ujar Nardi.

Lantaran sertifikasi halal untuk para pengusaha atau UKM adalah wajib, bahkan tercantum dalam undang-undang yang telah berlaku.

“Berdasarkan Undang-undang  Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal telah  berlaku efektif 17 Oktober lalu , sehingga semua yang menjual makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetik mempunyai sertifikat halal.” ujarnya

Subsidi ini juga tidak hanya perpanjangan sertifikasi halal, namun kata Nardi, subsidi juga diperuntukan kepada UKM yang belum memiliki sertifikasi halal.

"Dengan kata lain sertifikasi halal baru dikenakan subsidi sebesar Rp 700.000. Maka dari itu buruan daftar bagi semua UKM baik masa berlaku habis maupun yang belum memiliki sertifikasi halal," ajak Nardi. (BBR)
Editor: @hada