Capai 2,1 Persen per Seribu Penduduk, Kabupaten Bangka Telah Melakukan Swab Melebihi Target WHO

Ibnuwasisto
Capai 2,1 Persen per Seribu Penduduk, Kabupaten Bangka Telah Melakukan Swab Melebihi Target WHO
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH. (Foto.Ist)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Guna memutuskan mata rantai penyebaran virus corona atau Pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka hari ini melakukan test rapid gratis masal di Kecamatan Mendo Barat dengan persediaan sebanyak untuk 200 orang. Namun yang mendaftar 95 orang yang melakukan rapid test sebanyak 92 orang dan semua hasilnya nonreaktif.

Menurut keterangan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan GTPP Covid-19 Pemkab Bangka, Boy Yandra SKM MPH bahwa jumlah rapid test masal yang dilakukan oleh dinas kesehatan Bangka sudah berjumlah 6.861 orang. Sedangkan untuk rapid test gratis yang dimulai dari 2 Juli sampai 9 Juli 2020 sudah berjumlah 542 orang.

"Pelaksanaan rapid test gratis itu yang pertama dipersiapkan adalah KTP, KK, Kartu Pelajar, Kartu Mahasiswa dan bagi orang yang bekerja di Kabupaten Bangka namun KTP atau KK masih dari luar daerah maka dari orang tersebut harus mempersiapkan keterangan domisili dari desa ataupun kelurahan yang nantinya diteruskan ke BPBD untuk meminta persetujuan agar di rapid test di RSUD Depati Bahrain Sungailiat," terangnya, Kamis (9/7/2020).

Namun bagi ASN Pemda maupun vertikal seperti TNI dan Polri hanya menunjukkan surat tugas dari atasan. Dan untuk saat ini dinas kesehatan kabupaten Bangka telah melakukan 687 swab dengan persentase 2.1 per seribu penduduk, dan hal ini sudah melebihi target yang ditetapkan oleh WHO.

Sementara itu BPBD Kabupaten Bangka telah melakukan pengawasan hotel yang ingin kembali membuka usahanya dan ke setiap sekolah yang menerima murid baru. Dan setelah dilakukan pengawasan, semuanya telah melakukan prosedur sesuai dengan aturan protokol kesehatan Covid-19.

"Marilah kita selalu menjaga Kabupaten Bangka ini tetap di zona aman atau zona hijau dengan cara selalu menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir kemudian makan makanan yang bergizi dan minum vitamin," tutupnya.(BBR)


Penulis : Ibnu

Editor :

Sumber : Babel Review