Cegah Maladministrasi, Ombudsman Babel dan Keuskupan Pangkalpinang Siap Bersinergi

Irwan
Cegah Maladministrasi, Ombudsman Babel dan Keuskupan Pangkalpinang Siap Bersinergi

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy disambut hangat oleh Uskup Pangkalpinang, Mgr. Prof. Adrianus Sunarko, O.F.M. di Kantor Keuskupan Pangkalpinang.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman Bangka Belitung berterimakasih kepada Uskup Pangkalpinang karena telah diterima dengan baik juga menyatakan keinginannya untuk bekerja sama sebagai mitra dalam menyebarkan informasi terkait tugas dan fungsi Ombudsman khususnya di wilayah Keuskupan Pangkalpinang yang mencakup keseluruhan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan tujuan menciptakan pelayanan publik tanpa maladministrasi. 

Kepala Keuskupan Pangkalpinang Mgr. Prof. Adrianus Sunarko, O.F.M. menyatakan senang dapat dikunjungi dan bertemu langsung dengan Kepala Pewakilan Ombudsman Bangka Belitung.

“Saya sangat senang dapat bertemu Pak Yozar beserta tim Ombudsman dan mendapat pengetahuan baru terkait tugas dan fungsi Ombudsman yang ternyata memiliki cakupan yang sangat luas dan tentunya akan sangat perlu disampaikan kepada masyarakat khususnya wilayah Keuskupan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kami senang dapat bekerjasama dengan Ombudsman. Adanya pertemuan ini diharapkan menjadi ruang bagi kami untuk turut serta mengawasi pelayanan publik,” Tutur Adrianus.

Adrianus juga memahami banyaknya masyarakat yang ragu dan bingung harus melapor kemana jika mendapat pelayanan publik yang buruk.

“Banyak masyarakat yang masih bingung dan cenderung pasif ketika melihat dan merasakan pelayanan publik yang buruk. Dengan adanya informasi dari Ombudsman ini tentunya akan kami sampaikan juga kepada masyarakat tentang tugas dan fungsi ombudsman terutama  terkait memungkinkannya untuk merahasiakan identitas Pelapor dalam kondisi tertentu sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan takut lagi” Ungkap Adrianus.

Menimpali pernyataan ini Yozar mengungkapkan harapan pada Kantor Keuskupan Pangkalpinang.

“Kami sangat senang mendapat sambutan positif dari Keuskupan Pangkalpinang dan kami berharap peran serta dari tokoh keagamaan untuk menyampaikan dan meyakinkan masyarakat agar tidak ragu menyampaikan keluhan mengenai pelayanan publik kepada Ombudsman agar terciptanya pelayanan publik yang prima di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung” Harap Yozar.

Ada banyak hal yang menjadi topik obrolan dalam kunjungan hari ini, termasuk permasalahan pelayanan publik yang sedang menjadi perhatian masyarakat ditengah masa pandemi, diantaranya mengenai penyaluran bansos, bantuan subsidi upah/gaji, pelayanan BPJS, dan lain sebagainya.

Yozar menekankan pentingnya komunikasi dan hubungan yang baik antar stakeholder untuk membangun pelayanan publik yang lebih baik.

“Tentunya kerjasama dan komunikasi yang baik sangat penting sesuai dengan gaya Ombudsman yang persuasif dalam mendorong perbaikan pelayanan publik. Besar harapan dengan sinergi ini, Ombudsman dapat dilihat sebagai lembaga negara yang menjangkau seluruh pemangku kepentingan, sehingga masyarakat dapat yakin dan mau secara bersama-sama untuk mengawasi pelaksanaan pelayanan publik dengan cara berani melapor ke Ombudsman.” Tutup Yozar. (*)