CEO Singatin Beri Beasiswa kepada Mahasiswa UBB, David Wong: Itu Amanah Ibu Saya!”

kasmirudin
CEO Singatin Beri Beasiswa kepada Mahasiswa UBB, David Wong: Itu Amanah Ibu Saya!”
BEASISWA - CEO Singatin Group, David Wong akan memberi beasiswa kepada mahasiswa Fakultas Tehnik UBB. (Foto:Kusuma)

BANGKA, BABELREVIEW -- David Wong, Chief Executive Officer (CEO) Singatin Group, menjalin kerjasama dengan Universitas Bangka Belitung (UBB) dalam bentuk pemberian beasiswa kepada mahasiswa Teknik Pertambangan.

Untuk tahap awal, pengusaha Singapura asal Pulau Bangka ini akan mengucurkan dana beasiswa selama empat tahun kepada seorang mahasiswa Teknik Pertambangan. Tahap selanjutnya beasiswa itu akan diberikan kepada lebih banyak lagi mahasiswa UBB.

“Tahun ini kami baru berikan beasiswa hanya kepada satu mahasiswa saja. Namun, tahap berikutnya tentu akan lebih banyak lagi beasiswa itu kita berikan kepada mahasiswa UBB,” tukas David Wong di Ruang Pertemuan Dekan Fakultas Teknik (FT) UBB, Rabu (25/04/2018).

Dalam pertemuan yang dihadiri Dekan Fakultas Tehnik Wahri Sunandar, Wakil Dekan 1 FT Yudi Setiawan, Ketua Jurusan Teknik Pertambangan Janiar Pitulima, dan Kepala UBB Press Eddy Jajang J Atmaja, David Wong mengemukakan latar belakang pemberian beasiswa itu merupakan salah satu amanah atau wasiat dari ibunya, sewaktu hendak wafat di di Rumah Sakit Singapura.

“Ibu saya bernama Pan Sio Jit, asal Sungai Layang, Bangka. Beliau meninggal 18 April lalu dalam usia 84 tahun. Sebelum wafat beliau berpesan agar saya berbuat sesuatu untuk kemajuan Pulau Bangka. Salah satunya dalam bentuk pemberian beasiswa kepada mahasiswa di sini (Pulau Bangka),” terang David, didampingi staf Singatin, Bambang Joyo Saputra.

Atas dasar amanah ibunya itu aku David, ia melangkahkan kaki ke UBB untuk meminta lima nama calon penerima beasiswa. Syaratnya adalah mahasiswa baru, berasal dari keluarga tak mampu, berkarakter baik, dan bebas dari narkoba.

“Saya sendiri yang akan menentukan satu dari lima calon penerima beasiswa itu. Untuk memastikan siapa yang layak sebagai penerima beasiswa ini, saya akan mengunjungi rumah atau kediaman mereka,” ujar David Wong.

Beasiswa yang diberi nama ibunya itu, menurut David Wong, akan diberikan selama empat tahun kuliah di UBB. Tidak hanya mencakup Uang Kuliah Tunggal (UKT) saja, melainkan semua biaya hidup mahasiswa penerima beasiswa bersangkutan akan ditanggung, seperti biaya makan, rumah kos (kalau ‘ngekos’), transportasi dan penelitian akhir.

“Namun andai penerima beasiswa Singatin itu melakukan pelanggaran hukum, seperti memakai narkoba, melakukan kriminalitas dan sejenisnya, otomatis beasiswa itu akan kita cabut,” tukas pria kelahiran Bangka 48 tahun lalu ini. (BBR)


Penulis :Kusuma
Editor   :Kasmir
Sumber :Babelreview