Ciptakan Budaya Sadar Risiko, Inspektorat Daerah Babel Gelar Sosialisasi

Irwan
Ciptakan Budaya Sadar Risiko, Inspektorat Daerah Babel Gelar Sosialisasi

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Kantor Inspektorat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Sosialisasi Sistem Pengendali Intern Pemerintah (SPIP) Unsur Penilaian Risiko sekaligus meluncurkan klinik konsultasi dan helpdesk online pemetaan risiko bagi perangkat daerah di Lingkungan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka menciptakan budaya sadar risiko bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diadakan di Ruang Pertemuan Pasir Padi, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (29/9/2020).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh perangkat daerah di Lingkup Pemprov Kepulauan Bangka Belitung ini dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah.

Dalam arahannya, sejak awal kepemimpinannya bersama dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman pihaknya telah berhasil membuat provinsi ini mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan Wagub Abdul Fatah berharap tahun ini Babel dapat mempertahankan hal tersebut.

Menurut Wagub Abdul Fatah kegiatan ini dilaksanakan untuk menjadi daya dorong dalam upaya mencapai maturitas SPIP level 3.

Saat ini, Bangka Belitung berada pada posisi 2,85 yang berarti tinggal sedikit upaya yang harus dilakukan, salah satunya dengan mengadakan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman penilaian risiko serta tindak lanjut yang harus dilakukan.

Wagub Abdul Fatah yakin dengan adanya Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) mulai dari lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, pemantauan pengendalian intern, tahun ini atau tahun depan maturitas SPIP level 3 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan diraih.

"Dengan kerja keras dan pemahaman yang sama, maturitas SPIP level tiga akan kita raih," ungkapnya.

  • Halaman
  • 1
  • 2