Ciptakan Pemilu Anti Uang dan Hoax, Bawaslu Bateng Gandeng PCNU dan STIH Pertiba

Ahada
Ciptakan Pemilu Anti Uang dan Hoax, Bawaslu Bateng Gandeng PCNU dan STIH Pertiba
Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menandatangani nota kesepahaman dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bateng dan STIH Pertiba Pangkalpinang, di Hompage Cafe Koba, Senin (9/11/2020). (ist)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menandatangani nota kesepahaman dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bateng dan STIH Pertiba Pangkalpinang.

Kerjasama ini dilakukan dalam rangka meningkatan program pengawasan partisipatif pada Pilkada Serentak Tahun 2020. Penandatanganan MoU ini dilakukan Senin (9/11/2020), di Homepage Cafe Koba.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Andi Budi Yulianto, Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng Robianto bersama Anggota Muhammad Utoyo dan Wahyu Tri Buwono, Wakil Ketua I STIH Pertiba Pangkalpinang Yandi, Ketua PCNU Bateng Ustadz Maftuh Ali, serta Ketua Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Bateng.

Adapun nota kesepahaman yang ditandatangani bersama PCNU Kabupaten Bateng ini berkaitan dengan pelaksanaan program Safari Pengawasan Goes To Masjid.

Sedangkan nota kesepahaman yang ditandatangani bersama STIH Pertiba Pangkalpinang berkaitan dengan pelaksanaan program Gardu Pengawasan Partisipatif. Kedua MoU tersebut dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng, Robianto menyampaikan apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada PCNU Bateng dan STIH Pertiba Pangkalpinang yang telah bersedia menjalin kerjasama dengan mereka.

"Sinergi ini adalah bukti yang menunjukkan semangat yang luar biasa dari organisasi keagamaan dan pihak Perguruan Tinggi, dalam mendukung secara nyata upaya Bawaslu Kabupaten Bateng dalam memerangi politik uang dan hoaks pada Pilkada Tahun 2020. Tentu tujuan sinergi ini guna mewujudkan Pilkada Kabupaten Bateng Tahun 2020 yang demokratis, bermartabat dan berintegritas,"ujarnya, Selasa.(10/10/2020)

Dengan adanya jalinan kerjasama dalam pelaksanaan kedua program ini, menurut Robianto tentu sangat membantu pihaknya dalam optimalisasi pelaksanaannya. Apalagi dalam realisasinya, program ini akan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Ini salah satu upaya yang kita lakukan untuk menciptakan Pilkada Bateng Tahun 2020 yang demokratis dan berintegritas melalui kerjasama dengan stakeholder," ucapnya.

Ketua PCNU Kabupaten Bateng, Ustadz Maftuh Ali menyatakan pihaknya menyambut baik adanya jalinan kerjasama ini, karena pihaknya sangat mendukung dalam pengawasan partisipatif di Pilkada maupun Pemilu.

"Terimakasih untuk Bawaslu Bateng yang sudah menggandeng kami dalam program ini. In Sya Allah kami akan membantu semaksimal mungkin untuk menyampaikan pesan anti politik uang dan anti hoaks dalam Pilkada Bateng Tahun 2020 ini," tetangnya.

Senada, Wakil Ketua I STIH Pertiba Pangkalpinang Yandi menyampaikan jalinan kerjasama seperti ini sangat penting dilakukan agar semua pihak memiliki semangat yang sama dalam menciptakan Pilkada yang demokratis, bermartabat, dan berintegritas di Kabupaten Bateng tahun 2020 ini.

"Program yang diinisiasi Bawaslu Kabupaten Bateng ini tentu sangat baik. Tentunya kami pun menyambut baik jalinan kerjasama ini," tuturnya

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel Andi Budi Yulianto mengatakan program yang melibatkan stakeholder seperti ini sangat penting karena dapat mensosialisasikan gerakan pesan politik anti uang anti hoak berjalan maksimal.

"Mudah-mudahan dengan banyaknya pola pengawasan partisipatif yang dilakukan ini, dapat semakin mendorong terciptanya Pilkada Kabupaten Bateng yang demokratis," tandasnya. (BBR)
Laporan: faisal