Corona: Salah Siapa?

kasmirudin
Corona: Salah Siapa?
Umulya Islaha.

Corona: Salah Siapa?” Pertanyaan ini terus saja terngiang di banyak lisan maupun laman media massa. Saling tuduh hingga adu argumen tentang dalang di balik Virus Corona ini, terus saja menjadi momok paling hangat untuk diperbincangkan.

Bukannya saling berdampingan bersama bersatu melawan pandemi ini, namun banyak oknum justru memanfaatkan momen virus Corona ini sebagai ajang adu domba saling menyalahkan serta saling adu kekuatan argumen terbaik mereka sebagai tudingan dalang di balik Virus Corona untuk menjatuhkan lawan di medan perang politik.

Miris, dunia saat ini sangat memprihatinkan. Virus yang merenggut nyawa seseorang pun dijadikan ajang manifestasi adu kekuatan politik. Apakah masih kurang cukup kesenjangan sana-sini dan banyak perang dan penderitaan yang orang lemah tanggung di dunia ini hingga para pemangku kepentingan menjadikan virus ini sebagai esensi mencari simpati?.

Penulis sudah melakukan penelusuran di berbagai media cetak maupun daring dan ditemukan bahwasanya memang benar, berbagai asumsi akan kontroversi saling tuding pelaku virus Corona tercipta. Salah satunya seperti pada wartaekonomi.co.id yang dirilis pada tanggal 21 Mei 2020 diungkapkan bahwasanya Siti Fadilah Supari, mantan Menteri Kesehatan Indonesia menyatakan bahwasanya ada keanehan dengan apa yang dilakukan Bill Gates dan kawanannya. Karena mereka nampak menggebu, bahwa nanti ada pandemi dan mereka menyiapkan vaksin untuk pandemi Virus Corona. Karena alasan itulah Bill Gates dicurigai menjadi dalang di balik Virus Corona ini.

Belum lagi tudingan tajam yang seakan mencari celah kesalahan akan kebijakan yang telah diambil pemerintah untuk menangani pandemi Virus Corona ini. Bukannya saling mendukung dan bekerja sama mencari solusi, pemerintah dan masyarakat seolah digiring untuk berperang melawan saudara sebangsa. Saling tuduh kesalahan hingga menimbulkan hilangnya rasa kepercayaan rakyat kepada ke pemerintahan.

Tidak hanya itu, lucunya lagi berdasarkan berita yang termuat di antaranews.com diketahui pula bahwa banyak sekali masyarakat yang seolah menghalangi kinerja tenaga medis yang berjuang menyelamatkan orang-orang yang terkena Virus Corona. Benar adanya, banyak tim medis yang menjalankan tugas untuk memakamkan jenazah terindikasi Virus Corona sesuai protokol Covid-19 justru dihalang-halangi bahkan diperlakukan bagai teroris yang diusir dari kediamannya sendiri. Karena masyarakat sekitar takut petugas medis ini akan menularkan virus kepada mereka. Lantas sebenarnya ini semua salah siapa?.

Semuanya terus saja saling menyalahkan, padahal masa pandemi juga merupakan masa kontemplasi, yakni ada sektor yang terpuruk, ada pula sektor yang berkembang. Ada target yang hilang, namun ada peluang baru yang seharusnya dapat diciptakan. Sudahlah, tulisan ini dibuat bukan untuk memperkuat oposisi “Salah Siapa?” namun semata-mata untuk membuka mata kita, bahwasanya tidak ada gunanya saling menyalahkan satu sama lain. Akan lebih baik jika kita dapat menciptakan peluang dan inovasi kita terkait pencegahan dan pengendalian virus Corona.

  • Halaman
  • 1
  • 2
  • 3