Covid-19 Menggila, 1.014 Pekerja di Pangkalpinang Dirumahkan

kasmirudin
Covid-19 Menggila, 1.014 Pekerja di Pangkalpinang Dirumahkan
Yan Rizana. (dok)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kota Pangkalpinang, hingga saat ini mencatat jumlah tenaga kerja yang dirumahkan sebanyak 1.014 orang.

"Sampai tanggal 30 Juni 2020, pekerja yang dirumahkan sebanyak 1.014 orang dan pekerja yang terdaftar kartu prakerja sebanyak 1.789 orang. Mereka ini adalah pekerja dari 45 perusahaan yang ada di Kota Pangkalpinang," kata Plt Kepala DPMPTSP dan Naker Kota Pangkalpinang, Yan Rizana, Senin (6/7/2020).

Ia mengatakan, program Kartu Prakerja dari Kemenko Perekonomian RI ini, memang diharapkan untuk para pekerja di perusahaan yang terdampak pandemi Covid-19.

"Bagi pekerja yang terdaftar, masing-masing mendapatkan Rp 3.550 juta, termasuk insentif dan biaya pelatihan. Untuk biaya pelatihan sendiri kami melihat ada berita lagi semalam, kemungkinan itu ditangguhkan karena dilihat tidak efektif dan efisien," katanya.

Terkait program bagi para tenaga kerja di Kota Pangkalpinang yang terdampak Covid-19, Yan menyebutkan sampai saat ini belum ada dalam program. Karena para pekerja tersebut dirumahkan, bukan di PHK.

"Artinya mereka tetap bekerja, namun diberikan gaji sesuai negosiasi perusahaan tersebut mengenai sistem penggajiannya," tutup Yan. (BBR)


 

Penulis : Gusti Randa

Editor   : Kasmir