Dampak Covid 19, Bawaslu Bateng Minta KPU Sosialisasikan Secara Masif Penundaan Tahapan Pilkada

faisal
Dampak Covid 19, Bawaslu Bateng Minta KPU Sosialisasikan Secara Masif Penundaan Tahapan Pilkada
Rapat koordinasi KPU Bateng, Bawaslu dan Stakholder Terkait, Selasa (24/3/2020). (Ist)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah menghimbau Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) agar mensosialisasikan secara masif penundaan pelaksanaan beberapa tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kabupaten Bateng yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini guna melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19.

Pernyataan tersebut dilontarkan langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng Robianto saat menghadiri rapat koordinasi yang digelar di KPU Bangka Tengah pada Senin (23/03/2020) dengan beberapa stakeholder terkait.

Dalam rapat tersebut, KPU Kabupaten Bateng menerbitkan surat keputusan penundaan beberapa tahapan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, terutama berkaitan dengan pembentukan Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) dan proses pencoklitan dalam pemutakhiran data pemilih.

Hal ini dilakukan guna menindaklanjuti Surat Keputusan KPU RI Nomor 179/PL.02/Kpt/01/KPU/III/2020 tentang penundaan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, serta Surat Edaran KPU RI Nomor 8 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Surat Keputusan KPU RI Nomor 179/PL.02/Kpt/01/KPU/III/2020 tentang penundaan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Melalui rapat rapat koordinasi tersebut, kita sampaikan sikap Bawaslu Bateng antara lain mensosialisasikan beberapa tahapan yang ditunda oleh KPU Kabupaten Bateng yaitu menunda masa kerja PPS yang telah dilantik, pembentukan Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP), serta pelaksanaan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih,"ujar Robianto.

"Khusus di Kabupaten Bateng, hanya ada satu tahapan saja yang ditunda, yaitu pembentukan PPDP, serta pelaksanaan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih, Sedangkan untuk pelantikan PPS sudah dilaksanakan," ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikannya sikap Bawaslu terhadap proses verifikasi dukungan bakal calon perseorangan di Bateng yang tidak ada bakal calonnya, sehingga tahapan tersebut tidak perlu dipertegas didalam SK KPU Bateng.

"Sikap lain yang kita sampaikan bahwa terkait penundaan tahapan ini, terutama untuk pembentukan PPDP, serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih, kita minta kepada KPU Bateng dalam penundaan tahapan ini agar dapat menyebarkan informasi kepada seluruh stakeholder terkait, terutama kepada partai politik dan mensosialisasikannya secara masif kepada masyarakat,"pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Faisal

Editor    : Admin03

Sumber : Babelreview