Danramil Sungailiat Hadiri Sosialisasi Sorgum Oleh APSI di Desa Bukit Layang

Ibnuwasisto
Danramil Sungailiat Hadiri Sosialisasi Sorgum Oleh APSI di Desa Bukit Layang
Danramil 0413-6/Sungailiat, Mayor Arh Daniel B Gala saat menghadiri acara sosialisasi Sorgum sebagai ketahanan pangan di Desa Bukit Layang, Bakam, Selasa (7/7/2020). (Ibnu.Ist)

BAKAM, BABELREVIEW.CO.ID - Dalam rangka untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, Danramil Sungailiat 0413-6/Sungailiat, Mayor Arh Daniel B Gala bersama dengan Babinsa Bukit Layang menghadiri acara kegiatan sosialisasi tanaman Sorgum sebagai ketahanan pangan nasional oleh APSI Provinsi Bangka Belitung yang dilaksanakan di Gedung Rapat Kantor Desa Bukit Layang, Bakam, Selasa (7/7/2020).

Saat ini untuk tanaman Sorgum sudah dijadikan sebagai salah satu produk ketahanan pangan yang sangat menjanjikan karena Sorgum selain dapat dijadikan sebagai bahan makanan berupa tepung juga bisa diproduksi sebagai Etanol. Selain itu untuk batang tumbuhannya nantinya juga dimanfaatkan sebagai bahan makanan ternak sapi.

Pada kesempatan itu, Ketua Penggiat APSI Provinsi Bangka Belitung, Deddy Hartadi menjanjikan jika panen perhari bisa mencapai 1 ton maka pihaknya akan mendirikan pabrik pengolahan Sorgum di Bukit Layang.

Dalam kerjasama nantinya, pihak APSI akan menyiapkan secara gratis bibit sorgum dan akan menampung hasil panen. Bahkan dengan harga per kilogram akan disesuaikan dengan MOU yang telah disepakati. Dan untuk para petani akan diberikan pendampingan selama melakukan penanaman.

Dikatakan oleh Deddy Hartadi, jika dalam 1 hektar dapat menghasilkan 2 sampai 4 ton Sorgum. Dengan harga per kg Rp. 4.000 jadi para petani dapat mendapatkan hasil 45 sampai 60 juta per hektar. Dan keuntungan lebih dari tanaman Sorgum ini adalah dalam satu tahun bisa di panen 3 kali.

Danramil 0413-6/Sungailiat, Mayor Arh Daniel B Gala mengatakan jika rencana penanaman Sorgum itu akan menggunakan lahan bekas cetak sawah TNI. Dan sesuai dengan petunjuk Dandim 0413/Bangka sebelumnya harus melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung.

"Koordinasi itu untuk menanyakan apakah lahan itu dapat dirubah peruntukkan dari tanaman padi menjadi tanaman Sorgum. Kami pihak Koramil sebagai pembina wilayah dalam hidang ketahanan pangan sangat setuju jika lahan yang di Desa Bukit Layang itu dijadikan sentra atau demplot untuk pengembangan Sorgum. Sehingga Desa Bukit Layang akan mempunyai ikon di Provinsi Bangka Belitung. Namun harus ada kesepakatan dengan warga dan juga harus ada pendampingan sehingga kegiatan benar-benar terencana dan bekerja secara berkesinambungan," pungkas Danramil Sungailiat.


Penulis : Ibnu

Editor :

Sumber : Babel Review