Daun Kelor Jadi Rebutan Warga Australia, Ternyata Banyak Kasiatnya

Kusuma Jaya
Daun Kelor Jadi Rebutan Warga Australia, Ternyata Banyak Kasiatnya
Sebanyak 30 kilogram bubuk moringa dan 30 kilogram bubuk sambiloto di kirim ke Australia untuk dijadikan vitamin yang nantinya dikemas dalam bentuk kapsul, Rabu (24/3/2021)

BABELREVIEW.CO.ID -- Kesehatan merupakan investasi paling mahal yang kita miliki selama hidup.

Jika sehat, maka kita akan mampu menjadi lebih produktif dalam berkarya.

Hal ini menyebabkan banyak pengembangan penelitian bidang farmasi yang dilakukan untuk menghasilkan produk kesehatan baik kimia maupun herbal.

Salah satunya produk herbal ini. Moringa atau yang lebih dikenal sebagai kelor di Indonesia, dulu hanya dimanfaatkan sebagai makanan pendamping sehari-hari alias lauk.

Ternyata saat ini moringa lebih dilirik sebagai salah satu alternatif dalam bidang kesehatan sebagai vitamin.

Mempunyai manfaat sebagai antioksidant, anti kanker dan mengandung banyak vitamin, moringa kini laris di pasar luar negeri, salah satunya adalah Australia.

Pada Rabu (24/3) lalu, 30 kilogram bubuk moringa dan 30 kilogram bubuk sambiloto di kirim ke Australia untuk dijadikan vitamin yang nantinya dikemas dalam bentuk kapsul.

“Ini merupakan komoditas baru, yang disertifikasi karantina Denpasar sebagai komoditas ekspor,” ucap Terunanegara, Kepala Karantina Pertanian Denpasar Bali.

Dikatakan Terunanegara, dari Januari hingga maret tahun ini, volume terkirim sudah sebanyak 201 kilogram dengan tujuan Australia dan Amerika Serikat.

“Bubuk ini nanti untuk vitamin dalam kapsul pak,” terang eksportir saat melaporkan komoditasnya.

Dengan adanya permintaan dan pasar dari luar, ini akan menjadi pemacu petani untuk membuka peruntungan menjadi petani moringa maupun sambiloto yang selama ini masih hidup secara liar. (BBR)
Sumber: Akun FB Badan Karantina Pertanian