Demi Hadapi Ujikom, SMK Negeri 2 Sungailiat Laksanakan KBM Tatap Muka

Irwan
Demi Hadapi Ujikom, SMK Negeri 2 Sungailiat Laksanakan KBM Tatap Muka

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Kejar ujian kompetensi siswa kelas XII, Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Sungailiat melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada hari Senin 15 Februari 2021.

Wakil Kepala Sekolah SMKN 2 Sungailiat, Arif Amirudin S.Pd menyampaikan bahwa sebelum dilakukannya KBM tatap muka pihaknya telah melalui tahap verifikasi. Pasalnya KBM kali ini hanya diikuti oleh siswa kelas XII sebagai upaya mempersiapkan siswa mengikuti Ujian Kompetensi (Ujikom) keahlian yang akan diselenggarakan bulan April mendatang.

"Hari ini kita sudah mendapatkan surat tugas untuk pelaksanaan KBM yang sebelumnya sudah di verifikasi Tim Gugus Tugas. Dan hari ini kita mulai kegiatan tatap muka untuk kelas XII saja," tuturnya.

Menurutnya, kegiatan KBM tatap muka dilaksanakan untuk persiapan kompetensi ujian praktek, yang digambarkan pusat mulai april nanti uji kompetensinya. Hal ini mempertimbangkan karena siswa sudah 11 bulan belajar daring.

Ia menegaskan pelaksanaan belajar mengajar yang direncanakan berlangsung selama satu bulan ini tetap memperhatikan tingkat sebaran, penetapan zona Covid-19 dan instruksi dari kedinasan terkait.

Namun karena urgensi Unikom tersebut tetap perlu dilaksanakan KBM bagi siswa kelas XII. Apalagi mengingat sudah ada beberapa SMK di wilayah Pangkal Pinang yang sudah melakukan KBM tatap muka sejak awal Januari 2021.

"Kita baru bisa melaksanakan KBM tatap muka di bulan februari karena harus menunggu verifikasi Tim Satgas Gugus Tugas Covid-19. Kami sudah dapat ijin karena urgensi kelas XII, tapi kedepan akan dievaluasi lagi. Jika daerah ini  masuk zona orange atau merah maka ijin akan dicabut kembali," ujarnya.

Menurutnya, untuk menunjang lancarnya kegiatan KBM tatap muka ini, pihak SMKN 2 Sungailiat telah melibatkan dan mengutamakan koordinasi secara rutin antara Tim satgas sekolah, Satgas Covid-19 kabupaten dan provinsi.

"Kami sudah melibatkan pihak gugus tugas, jadi terkait Prokes kita siapkan betul. Kita tidak mau niat baik tetapi terjadi hal yang tidak diinginkan, jauh hari sudah disiapkan alat cuci tangan dan penunjang lainnya," pungkasnya. (BBR)

Laporan: Ibnu

Editor: Irwan