Desa Banyuasin Buat Bangga Bupati Bangka, Mulkan: Padi Sawah Kebanggaan Masyarakat

Irwan
Desa Banyuasin Buat Bangga Bupati Bangka, Mulkan: Padi Sawah Kebanggaan Masyarakat

BANGKA, BABELREVIEW.CO.ID -- Senyum bangga terukir di wajah Bupati Kabupaten Bangka, Mulkan. Ini tak lepas dari kesuksesan salah satu desa di Bangka yakni Desa Banyuasin, dalam mewujudkan ketahanan pangan di desanya melalui panen raya Padi Sawah, yang secara simbolis dilakukan pada, Kamis (11/2/2021).

Apalagi, panen raya tersebut dilakukan, ditengah Pandemi Covid-19, yang mana seperti yang diketahui, hampir semua sektor mengalami penurunan ditengah kondisi Pandemi.

Melihat pencapaian tersebut, Mulkan pun menuturkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah desa Banyuasin dan Masyarakat yang telah berjuang untuk membantu mewujudkan kabupaten Bangka menuju Swasembada Pangan.

"Alhamdulillah, hari ini kita melakukan Panen Padi Sawah seluas 35 hektar yang ada di desa Banyuasin. Walaupun dikondisi pandemi saat ini, Desa Banyuasin ternyata tetap optimis menuju swasembada beras, karena itu kami berterima kasih. Selanjutnya untuk desa yang memiliki lahan sawah, harus kita optimalkan untuk mewujudkan Bangka Menuju Swasembada Pangan," katanya saat menyampaikan sambutan pada kegiatan panen raya Padi Sawah Desa Banyu Asin, Kamis (11/2/2021).

Menurut Mulkan, jika cita-cita ini terwujud, masyarakat Kabupaten Bangka khususnya tidak perlu lagi bergantung dengan beras-beras dari luar.

"Kita sudah meminta untuk menginvetarisir, lahan-lahan sawah yang ada di desa-desa, kita mau kembangkan itu, karena kita gak mau lahan sawah kita ditumbuhi hutan lebat dan terbengkalai, karena jika ini berhasil ini akan jadi kebanggaan kita," ungkapnya.

"Kedepan kita tidak perlu tergantung lagi dengan beras impor, karena berkaca dari kondisi pandemi dengan adanya hambatan-hambatan barang masuk, tentu jadi masalah jika kita tergantung dari luar, apalagi padi atau nasi merupakan kebutuhan pokok. Jadi Padi Sawah ini adalah kebanggaan masyarakat kabupaten Bangka," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Desa Banyuasin, Rohmi menuturkan bahwa desa yang tengah ia pimpin ini merupakan desa yang memang bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan, terutama untuk masyarakat di Desa Banyuasin.

Diceritakannya, dari sejak awal potensi yang menjadi lirikan memang padi sawah dan Alhamdulillah pada tahun 2019 Desa Banyuasin mewakili Kabupaten Bangka meraih juara 1 pada perlombaan desa ketahanan pangan tingkat provinsi Bangka Belitung.

"Saya sangat bersyukur masyarakat disini mampu bersinergi dan mau berusaha serta bersama menggali potensi yang ada. Setelah merasakan hasilnya, Saat ini masyarakat antusias sekali, ketagih lah kalo masyarakat sini bilang, jadi mereka tengah mencoba meningkatkan produktivitas dengan panen padi lebih banyak lagi," tuturnya. (BBR)

Laporan: Kevin

Editor: Irwan