Desa Karya Makmur Cepat Tanggap Tangani Wabah Covid-19

Irwan
Desa Karya Makmur Cepat Tanggap Tangani Wabah Covid-19
Kades Karya Makmur Yusni Tamrin. Foto: Irwan

PEMALI, BABELREVIEW.CO.ID – Dimasa pandemik Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ini, koordinasi dan sinergitas diperlukan guna mencegah penyebaran virus. Seperti Pemerintah Desa Karya Makmur yang terletak di Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka telah bergerak bersama seluruh unsur desa serta masyarakat melakukan pencegahan, penanganan dan pemulihan.

Kades Karya Makmur Yusni Tamrin mengatakan, dalam rangka penanggulangan covid-19 pemerintah desa bersama seluruh unsur desa membuat pola yang berbasis pencegahan, penanggulangan dan pemulihan.

Dalam melakukan pencegahan pihak desa sudah melakukan promotif, sosialisasi, penyuluhan melalui brosur, edaran dan spanduk menggenai covid-19. “Kita juga mengedarkan maklumat dari pemerintah pusat, presiden, kapolri, kemendagri, hingga tingkat provinsi sampai dengan kabupaten dan tingkat kecamatan,” jelas Yusni.

Dalam penanganannya Desa Karya Makmur sudah membentuk Tim Gugus Tugas fokus dalam penanggulangan covid-19 yang melibatkan seluruh unsur Lembaga desa termasuk masyarakat. Langkah yang dilakukan adalah penyemprotan disinfektan ke seluruh fasilitas umum, seperti fasilitas pendidikan, tempat ibadah, fasilitas Kesehatan, pos kamling, sarana olahraga serta kawasan perekonomian desa.

"Kemudian juga dilakukan penyemprotan di area pemukiman jadi langsung direct ke pemukiman rumah masyarakat sudah hampir 90 persen kita lakukan,” katanya.

Selain itu juga membuat sarana tempat cuci tangan di tempat-tempat umum, melakukan pendataan terhadap orang dalam pemantauan (ODP). “Setiap warga yang datang ke Desa Karya Makmur baik itu datang dari Jakarta dan daerah lain kita langsung lakukan pendataan dan masukan ke dalam aplikasi. Tim Gugus Tugas juga melakukan pemantauan terhadap ODP karena setelah datang harus langsung karantina mandiri,” ujar Yusni.

"Kita buat grup medsos, jadi dengan grup itu kita berinteraksi dan berkomunikasi. Kalau ada gejala seperti gejala yang berkaitan dengan corona ini kita langsung dengan tim covid-19 tingkat kecamatan untuk hadirkan dokternya lakukan pemeriksaan. Alhamdulillah sampai saat ini baik-baik saja situasi di Karya Makmur,” lanjutnya.

Pihak Pemdes bersama Tim Gugus Tugas melakukan imbauan kepada seluruh warga agar tidak berpergian. Kalau pun harus berpergian harus sesuai standar prosedurnya seperti memakai masker, kemudian menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

"Kami juga mengimbau kepada warga yang masih di luar daerah untuk sementara tidak perlu memaksakan diri untuk tidak mudik. Kami juga dengan pihak kabupaten terus melakukan koordinasi melalui radio transmiter, jadi informasi mengenai covid-19 bisa kita dapatkan,” katanya.

Melalui Forum Keamanan juga mensosialisasikan kepada masyarakat untuk meningkatkan keamanan karena dalam situasi wabah covid-19 faktor keamanan termasuk rentan terdampak. Karang Taruna Karya Makmur juga punya cara lain mengantisipasi covid-19 yakni dengan membuat vlog imbauan kepada masyarakat tentang penanggulangan dan pencegahan covid-19.

Pelayanan di kantor desa pun mengikuti imbauan pemerintah, yakni warga yang datang harus menggunakan masker, sebelum dan sesudah masuk ke kantor desa diwajibkan mencuci tangan dan warga harus tetap menjaga jarak.

"Tempat duduk antrian kita beri jarak, jam pelayanan kami batasi waktunya hingga pukul 12.00 siang tetapi jam operasional kantor tetap sampai pukul 14.00,” jelasnya.

Dikatakan Yusni, dengan berbagai upaya tersebut, masyarakat menyambut dengan baik dan terus mendukung, agar Desa Karya Makmur yang tergolong desa yang memiliki kepadatan penduduk dapat terbebas dari wabah covid-19 yang telah banyak memakan korban jiwa di berbagai negara.

"Kita harus cepat tanggap dalam melakukan pencegahan wabah covid-19. Kita menginginkan ada inisiatif untuk penanggulangan dan tentunya masyarakat juga ikut berkontribusi mendukung program ini sehingga penanganan ini semakin baik,” katanya. (BBR)