Desa Munggu Fokus Ketahanan Pangan, Gelar Pasar Desa Hingga Prioritaskan Potensi Pertanian

Admin
Desa Munggu Fokus Ketahanan Pangan, Gelar Pasar Desa Hingga Prioritaskan Potensi Pertanian

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID  -- Dimasa pandemi Covid-19, Pemerintah Desa (Pemdes) dituntut mengoptimalkan Dana Desa (DD) untuk membantu menanggulangi krisis ekonomi dengan mengembangkan program yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

Dengan kondisi tersebut, Desa Munggu, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah terus mengoptimalkan sektor pertanian dan perkebunan guna memimalisir dampak ekonomi yang terus merosot akibat pandemi.



Sesuai dengan slogan “BEHUME” yang artinya bercocok tanam, desa hasil pemekaran dari Desa Lampur tahun 2003 lalu tersebut, memiliki hamparan wilayah produktif yang mayoritas dimanfaatkan masyarakat untuk lahan perkebunan dan pertanian, dengan salah satu komoditas utama yakni padi ladang

Kepala Desa (Kades) Munggu, Tamrin Aziz mengatakan, padi ladang adalah salah satu komoditas unggulan desa yang sudah cukup dikenal di luar daerah, bahkan ada perayaan setiap kali pelaksaan panen setiap tahun yang diberi nama "Sedekah Jerami"

"Padi ladang adalah komoditi utama di desa kami, bahkan ada perayaan setiap tahun, namun saya 2 tahun ini mungkin tidak dilaksanakan karena pandemi covid-19,"ujarnya.



Ia menerangkan, menghadapai krisis ekonomi karena pandemi ini, pihaknya bersama warga memprioritaskan pengembangan sektor pertanian yang tak hanya berfokus pada padi saja guna memperkuat ketahanan pangan di tengah pandemi

"Ada banyak sekali jenis pertanian yang mulai digeluti para petani guna memenuhi kebutuhan sehari seperti bawang merah, sayur-sayuran, pepaya california dan lainnya,"terangnya

Kades yang sudah menjabat dua periode tersebut menyampaikan, guna menampung dan memberikan wadah bagi para petani untuk menjajakan hasil pertaniannya, pemdes menyediakan fasilitas pasar desa untuk mempermudah transaksi jual beli.



"Guna mempermudah transaksi jual beli, kami juga sudah menyediakan pasar desa yang digelar setiap pagi, dan Alhamdulillah hingga sekarang selalu ramai diisi oleh warga yang hendak berjualan maupun membeli kebutuhan pokok,"terangnya

Aziz menjelaskan, ditengah pandemi sekarang, kebutuhan bahan pokok semakin sulit didapatkan dan harganya pun tidak stabil, untuk itu dengan pasar desa ini bisa memberikan dampak adanya perputaran uang sehingga stabilitas ekonomi desa tetap terjaga.

"Kita upayakan pasar desa bisa jadi jantung perekonomian Desa Munggu, dengan adanya perputaran ekonomi disitu, minimal mampu meminimalisir dampaka ekonomi yang turun akibat pandemi,"pungkasnya