Desa Saing Menuju Desa Mandiri Pangan

diko subadya
Desa Saing Menuju Desa Mandiri Pangan
Kepala Desa Saing, Kabupaten Bangka, Zarkasi (Foto Ist)

SAING, BABELREVIEW.CO.ID -- Desa Mandiri Pangan adalah desa yang masyarakatnya mempunyai kemampuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi melalui  pengembangan potensi desa yang dimiliki.

Hal ini lah yang tengah menjadi fokus Pemerintah Desa (Pemdes) Saing kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, yang merupakan salah satu desa dengan tingkat kemandirian masyarakat yang cukup tinggi. 

Karena itu, Pemdes pun terus melakukan upaya untuk mengembangkan potensi desa yang mereka miliki dengan kemandirian masyarakat desa Saing untuk mewujudkan Desa Mandiri Pangan.

Kepala Desa Saing, Zarkasi, M.Pd.I, mengatakan Pihaknya saat ini tengah serius mengembangkan setiap potensi desa yang dimiliki, menyesuaikan dengan penghasilan utama masyarakat desa Saing.

" Didesa kami ada Komoditi utama yang menjadi sentral kehidupan masyarakat yakni Beras Merah dan Ubi Casesa, Untuk itu kita terus memberikan pemberdayaan berupa pelatihan-pelatihan kepada masyarakat agar potensi ini dapat terus dikembangkan," katanya Kepada Babelreview.

Zarkasi menjelaskan, Untuk Beras Merah mayoritas produksinya dimanfaatkan untuk dikonsumsi oleh masyarakat desa Saing sendiri dan sebagian di jual.

" jadi masyarakat kita mata pencarian utamanya ya memang bertani, jadi hasil tani seperti beras merah itu kemudian dikonsumsi pribadi jadi untuk kebutuhan makanan pokok masyarakat sehari-hari, tapi jika ada lebih, sebagian mereka jual," katanya.

Sementara itu untuk Ubi Casesa, ini juga merupakan mata pencarian dari masyarakat desa Saing, hasil panennya kemudian dijual ke Pubrik yang sudah menjadi langganan.

" Kita juga punya Ubi Casesa sebagai produk unggulan desa kita, ini juga menjadi salah satu mata pencarian utama masyarakat desa Saing," ungkapnya.

Zarkasi Menuturkan untuk saat ini, pihaknya tengah memfokuskan dana desa untuk pemberdayaan dan pengembangan sumber daya manusia desa Saing.

" untuk memberdayakan masyarakat, kita melakukan berbagai pelatihan seperti pelatihan pembuatan pupuk, pelatihan untuk Bumdes dan kepemudaan ha ini dilakukan agar potensi yang dimiliki oleh desa Saing nanti dapat dimaksimalkan agar menjadi Pendapatan Asli desa Saing" ungkapnya. (BBR)


Laporan : Diko Subadya

Sumber : Babelreview