PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Perayaan ulang tahun dan pesta pelindung SMP Santo Paulus Pangkalpinang dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, Kamis (22/1/2026). Acara yang berlangsung meriah tersebut membawa kenangan tersendiri bagi Dessy yang tercatat sebagai alumnus angkatan 1995 sekolah tersebut.
Sebagai alumni, Dessy mengungkapkan kebanggaannya dan berharap Yayasan Santo Paulus yang membawahi jenjang TK, SD, dan SMP dapat terus tumbuh dan menarik minat lebih banyak orang tua.
“Saya berharap sekolah almamater saya ini makin berkembang. Lewat berbagai kegiatan seperti ini, semoga makin banyak masyarakat yang mengenal dan mempercayakan pendidikan anak-anaknya di sini,” ungkap Dessy.
Dessy menekankan keunggulan pendidikan di SMP Santo Paulus yang tidak semata mengajar materi pelajaran, melainkan juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, iman, dan pembentukan karakter siswa.
“Sekolah ini mengajarkan cara memanusiakan manusia. Para guru tidak hanya transfer ilmu, tapi juga membentuk karakter lewat kegiatan ekstrakurikuler yang melatih jiwa organisasi, kepemimpinan, etika, dan akhlak,” jelasnya.
Wakil Wali Kota alumni tahun 1995 ini juga mendoakan agar sekolah tersebut terus menghasilkan lulusan-lulusan berkualitas yang beriman, cerdas, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru yang tetap gigih mendidik meski menghadapi berbagai tantangan.
Sementara itu, Kepala SMP Santo Paulus, Suster Yosefania, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini mengangkat tema “Going Deeper in Faith, Character, and Excellence” yang bukan sekadar semboyan, melainkan komitmen nyata dalam dunia pendidikan.
“Tema ini mengajak kita semua untuk mendalami iman, membangun karakter, dan meraih keunggulan dalam pengetahuan. Ini adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan kesungguhan,” papar Suster Yosefania.
Menurutnya, peringatan ulang tahun sekolah bukan hanya seremonial belaka, tetapi juga waktu untuk refleksi di tengah perubahan zaman yang begitu cepat.
“Tugas sekolah bukan cuma mencerdaskan otak, tapi juga membentuk pribadi beriman, berkarakter tangguh, dan memiliki semangat untuk unggul. Pendidikan sejati menyentuh akal, hati, dan perbuatan,” ucapnya.
Suster Yosefania menjabarkan tiga pilar utama tema tersebut: pertama, iman sebagai fondasi dalam proses belajar untuk membangun keberanian berbuat benar dan sikap rendah hati; kedua, karakter melalui pembiasaan disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama; ketiga, keunggulan dengan memotivasi siswa menjadi versi terbaik dari diri mereka.
“Keunggulan bukan soal mengalahkan orang lain, tetapi tentang terus berkembang dan berupaya maksimal sesuai kemampuan masing-masing,” tegasnya.
Perayaan HUT SMP Santo Paulus kali ini diharapkan dapat memperkuat tekad sekolah dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan iman yang kokoh. (dinda)









