Atas eskalasi perang anatar Iran-Israel dan Amerika membuat Selat Hormuz di tutup oleh otoritas Iran.
Penutupan Selat Hormuz langsung berdampak pada pengiriman hampir 20 persen minyak global terutama pasokan dari timur tengah.
Pasokan energi fosil tersebut berdampak ke banyak negara termasuk indonesia. Menurut Kementerian ESDM Stok BBM Indonesia hanya bertahan 20-23 hari.
Kondisi ini juga mulai di rasakan oleh warga Bangka Belitung. Usai menerima Sejumlah Tokoh Ulama Babel Didit Srigusjaya Ketua DPRD Babel meminta untuk tidak panik atas kondisi di timur tengah tersebut dan meminta masyarakat agar tidak menimbun BBM baik jenis subsidi maupun non subsidi.
Didit menjelaskan diri nya sudah berkomunikasi dengan GM Pertamina Babel bahwa stok BBM di Babel cukup untuk 5 (Lima) hari kedepan. Selain itu kapal pengangkut BBM juga sudah akan masuk ke Pelabuhan Pangkal Balam untuk 5 hari tambahan.
“Saya minta masyarakat tidak Panik dan menimbun BBM, karena sampai saat ini stok BBM masih sangat terjaga” Ujar Didit.
Perlu diketahui sejak 28 Februari 2026 Iran telah menutup akses kapal tengkar pengangkut minyak melewati Selat Hormuz hal ini di picu tindakan Israel dan Amerika yang menyerang ibu kota Taheran.










