Diduga Komplotan Pencuri, Ayah Satu Anak Tewas Diamuk Massa

kasmirudin
Diduga Komplotan Pencuri, Ayah Satu Anak Tewas Diamuk Massa
Korban pengeroyokan yang tewas saat dilakukan otopsi di RSUD Bangka Selatan. (Foto: Andre)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Satu warga Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan, MM (41) tewas mengenaskan akibat sejumlah tusukan dan sayatan benda tajam serta diduga ditembak menggunakan senapan angin oleh massa yang berjumlah puluhan orang.

Lelaki paruh baya satu anak ini diduga masuk dalam komplotan pencurian kendaraan bermotor dan meregang nyawa akibat amukan massa salah sasaran di kebun Tanjung Medang atau Sangkar.

"Untuk tindaklanjut pengungkapan kasus penganiayaan ini, Polres Bangka Selatan melakukan otopsi jenazah korban amuk massa bersama tim medis RSUD Bangka Selatan, " kata Kasatreskrim Polres Basel AKP Albert Daniel Tampubolon seizin Kapolres AKBP S Ferdinand Suwarji, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, korban meninggal diduga aniaya berat oleh sejumlah massa yang menduga korban adalah pelaku pencurian kendaraan bermotor yang bersembunyi di pondok kebun Tanjung Medang atau Sangkar.

"Otopsi dilakukan untuk mengungkap kejanggalan meninggalnya korban, karena ada dugaan korban meninggal salah satu penyebabnya yakni ada bekas tembakan senapan angin," bebernya.

Lebih lanjut ia mengatakan, otopsi digelar untuk mengungkapkan korban meninggal dunia. Karena dugaan sementara ada bekas tembakan senapan angin di tubuh korban oleh tim medis forensik dan inafis Polres Basel.

"Saat ini pelaku yang berhasil diamankan yakni berjumlah tiga orang diduga sebagai otak pelaku dari penganiayaan yang melibatkan massa," imbuhnya.

Ketiga pelaku diamankan di Mapolres Basel. Ketiganya diduga berperan dalam tragedi penganiayaan yang melibatkan orang banyak atau massa. Sehingga mengakibatkan orang meninggal dunia. (BBR)


Penulis : Andre

Editor   : Kasmir