Diduga Selewengkan BBM Nelayan, Dua Karyawan Dedi Julianto Jadi Tersangka

kasmirudin
Diduga Selewengkan BBM Nelayan, Dua Karyawan Dedi Julianto Jadi Tersangka
DIAMANKAN – Sebanyak 16 jerigen BBM jenis solar diamankan Polair Polda Babel dari dua oknum karyawan SPDN Jelitik Sungailiat. (ist)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW – Unit Opsnal Subdit Gakkum Direktorat Polair Polda Bangka Belitung pada Kamis, 11 Oktober 2018 lalu melakukan penggerebekan aktivitas penyalahgunaan BBM jenis solar di SPDN (Solar Packed Dealer Nelayan) yang terletak di Jelitik Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Penggerebekan yang dilakukan sekira pukul 18.00 WIB itu berhasil mengamankan 2 orang karyawan SPDN, bernama Jerry Kumbara (31) warga Jalan Batin Tikal No. 5 Kelurahan Srimenanti, Kecamatan Sungailiat Kabupaten, Bangka dan Rolly Kurniawan alias Awon (33) warga Jalan Kartini No. 12 Kampung Jawa, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Sebelumnya anggota Subdit Gakkum Polair Polda Babel mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya indikasi penyelewengan BBM bersubsidi jenis solar di SPDN Jelitik Sungailiat. Seharusnya BBM tersebut dialokasikan untuk nelayan, namun terdapat dugaan bahwa BBM tersebut disalahgunakan untuk kepentingan lain.

Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota lidik Subdit Gakkum melakukan penyelidikan dan mengamankan Rolly Kurniawan alias Awin. Dari keterangan yang didapat dari Rolly Kurniawan bahwa dirinya dihubungi oleh Jerry Kumbara untuk mengambil jerigen dan angkut BBM solar dari SPDN Jelitik ke kontrakan Jerry kumbara dengan bayaran Rp200 ribu.

Berdasarkan keterangan tersebut, sekira pukul 23.30 WIB tim bergerak melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan Jerry Kumbara di rumah kontrakannya di Jalan Batin Tikal Sungailiat. Dari kedua tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa mobil Taft GT bernomor polisi B 7 RT, 16 jerigen berisi BBM jenis solar sebanyak 359 liter, Hp merk Xiaomi Redmi 5A warna hitam, Hp Xp3600, buku catatan pengisian BBM dan uang sebesar Rp 200 ribu upah angkut. Kini kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Mako Ditpolair untuk diproses lebih lanjut.

Kini diketahui bahwa pemilik SPDN tersebut adalah Wakil Pimpinan DPRD Bangka Belitung Dedi Julianto yang juga politisi PAN. Dedi Julianto juga membenarkan bahwa 2 petugas nozel SPDN Jelitik adalah pegawainya yang ditangkap karena melakukan penyalahgunaan BBM jenis solar.

Dedi Julianto kepada wartawan meminta berita ini jangan dibesar-besarkan. “Ini sebenarnya ulah oknum pegawai saya. Ibarat kalau mau membunuh tikus jangan rumahnya ikut dibakar,” ujarnya.

Dibeberkan Dedi Julianto, bahwa SPDN miliknya dalam mendistribusikan BBM jenis solar sudah sesuai prosedur.

“Peruntukan BBM di SPDN itu untuk nelayan. Saya dengan tegas patuh terhadap aturan.  Setiap nelayan ataupun kapal harus punya kartu baru bisa membeli BBM.  Kartu PPN itu juga tidak boleh sering digunakan setiap hari harus berselang,” bebernya.

Disinggung terkait penangkapan pegawainya, Dedi Julianto sekali lagi menegaskan itu ulah oknum. “Kalau kita mau mencari kesalahan orang banyak SPDN yang menjual tidak sesuai peruntukan. Jelas-jelas SPDN buat nelayan ini banyak yang datang pakai mobil,” katanya sembari mengatakan ini juga ulah kompetitor.

Sementara Kasubdit Gakkum Polair Polda Babel AKBP Irwan Nasution seizin Dirpolair Kombes Pol Lukas Gunawan saat dikonfirmasikan membenarkan adanya penangkapan 2 pegawai SPDN Jelitik yang diduga melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar.

“Penangkapan ini berdasarkan program Bharkom (Bhayangkara Komunitas) yang baru dibentuk dua minggu lalu. Nah, dari Bharkom inilah masuk aduan dari masyarakat nelayan kalau telah terjadi penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar,” ujar AKBP Irwan Nasution. (BBR)


Penulis : Kusuma
Editor   : Kasmir
Sumber :Babelreview