Dinas Kominfo Basel di Pusaran Korupsi, Kejari Serahkan ke APIP

kasmirudin
Dinas Kominfo Basel di Pusaran Korupsi, Kejari Serahkan ke APIP
Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Safrianto Zuriat Putra (depan). (Foto: Andre)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Kasus tindak pidana korupsi yang merugikan uang negara ratusan juta rupiah kali ini, menimpa Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Kasus tersebut merupakan Tahun Anggaran 2018 yang lalu dan dilakukan penyelidikan oleh  Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Basel pada tahun 2020.

Kepala Kejaksaan Negeri Basel, Safrianto Zuriat Putra membenarkan melakukan penyelidikan dugaan korupsi di Dinas Kominfo Basel, dengan kasus tunggakan pembayaran tagihan pada tahun anggaran 2018.

"Tahun 2020 melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Kominfo dalam kasus tunggakan pembayaran tahun anggaran 2018, anggaran sudah di SPJ kan tapi belum dibayarkan. Sehingga ada tunggakan pembayaran tagihan. Indikasi kerugiaan pada saat itu sekira Rp 216 juta," jelasnya.

Diakuinya, kasus tersebut tidak dinaikkan oleh Kejari Basel ke tingkat penyidikan. Melainkan kasus tersebut dilakukan penyelesaian di tingkat Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP).

“Kita kedepankan proses APIP untuk dilakukan TPTGR tuntutan ganti rugi keuangan negara dan sudah berhasil dilaksanakan. Pihak terkait sudah mempertanggungjawabkannya dan kita berhasil menyelamatkan kuangan negara sebesar Rp 216 juta," kata Safrianto, Senin (18/5/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, uang sebesar Rp216 juta tersebut sebagian untuk membayar tunggakan-tunggakan pembayaran dan sebesar Rp160 juta dikembalikan ke khas daerah.

"Dalam kasus tersebut sebanyak enam orang ASN terlibat dan dilakukan pemeriksaan, termasuk pengguna anggaran," pungkasnya. (BBR)


Penulis : Andre

Editor   : Kasmir