Dinas P2KBP3A Kabupaten Bangka Gelar Sosialisasi Tentang Tribina dan UPPKS

kasmirudin
Dinas P2KBP3A Kabupaten Bangka Gelar Sosialisasi Tentang Tribina dan UPPKS
Dinas P2KBP3A Kabupaten Bangka mengadakan sosialisasi tentang Tribina yaitu Bina Keluarga Lansia, Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Balita dan UPPKS di Desa Penyamun Kecamatan Pemali, Selasa (16/7/2019). (Foto: Ibnu)

PEMALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Bangka mengadakan sosialisasi tentang Tribina yaitu Bina Keluarga Lansia, Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Balita dan UPPKS di Desa Penyamun Kecamatan Pemali, Selasa (16/7/2019).

Plh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan, sosialisasi Tribina dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) tahun  2019 diadakan di 8 kecamatan dengan masing-masing  kecamatan satu desa yang dibina. Jumlah Desa yang sudah dibina baik Tribina dan Poktan berjumlah 17 desa, disertai dengan SK dari masing-masing desa.

"Untuk 2020 kita berharap akan bertambah menjadi 20 Tribina dan 20 Poktan, sosialisasi di desa penyamun pesertanya ada 20 orang dengan kelompok BKL  5 orang, BKB 5 orang, BKR 5 orang dan UPPKS 5 orang," jelasnya.

Nara sumber dalam kegiatan tersebut antara lain Boy Yandra, Elda Kasi, Yusnaini, Tati Ratiningsih, PKB  Pemali Fitri.

Boy Yandra menerangkan, sosialisasi Bina Keluarga Balita (BKB) dilakukan untuk upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran ibu dan keluarga lainnya dalam membina tumbuh kembang balita melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan, sosial, emosional serta moral yang berlangsung dalam proses interaksi antara ibu/anggota keluarga lainnya dengan anak balita.

Selanjutnya sosialisasi Bina Keluarga Remaja (BKR) untuk menegaskan bahwa keluarga berencana adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui penundaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil dan sejahtera.

Dan yang terakhir, dia menjelaskan untuk sosialisasi bina keluarga lansia (BKL) dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga yang memiliki lanjut usia dalam pengasuhan, perawatan dan pemberdayaan lansia, agar dapat meningkatkan kesejahteraannya.

"Untuk sosialisasi tentang UPPKS, kita lakukan ini bertujuan yang salah satunya untuk mengajak keluarga aktif bergerak dalam ekonomi produktif dan untuk mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera," tuturnya.

Pihaknya berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat membuat anak tumbuh dengan baik, remaja bisa mengenali kesehatan dan pencegahan yang baik dan sewaktu sudah tua tidak bingung apa yang akan dilakukan di rumah dan lingkungan tempat meteka tinggal dan dapat bermanfaat  bagi masyarakat dan negara. (BBR)


Penulis  : Ibnu
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review