Dinkes Bangka Tengah Dorong Partisipasi Publik untuk Kebijakan Kesehatan Berbasis Data

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID — Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah menegaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam penyusunan kebijakan kesehatan berbasis data yang akurat dan tepat sasaran.

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun, S.Si., Apt., M.P.H., menyampaikan bahwa data kesehatan yang valid hanya dapat diperoleh melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pendaftaran dan pencatatan data kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Data kesehatan tidak bisa hanya bersumber dari laporan administratif. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas kebijakan yang dihasilkan,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Menurut Zaitun, karakter demografi Bangka Tengah yang beragam menuntut sistem pendataan yang akurat dan representatif. Data tersebut menjadi dasar penentuan prioritas program, alokasi anggaran, hingga intervensi kesehatan. Data yang tidak lengkap berisiko melahirkan kebijakan yang tidak tepat sasaran.

Untuk meningkatkan partisipasi, Dinas Kesehatan mendorong edukasi masyarakat melalui sosialisasi langsung, pemanfaatan media digital, serta kolaborasi dengan LSM dan tokoh masyarakat. Pemanfaatan teknologi digital juga dikembangkan, namun layanan konvensional tetap disiapkan agar bersifat inklusif.

Salah satu contoh pendekatan partisipatif adalah Program Keluarga Sehat yang mendorong pencatatan kondisi kesehatan di tingkat rumah tangga. Program ini dinilai efektif memperkuat basis data sekaligus meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.

“Pembangunan kesehatan harus dilakukan bersama. Data yang kuat lahir dari partisipasi masyarakat dan menjadi fondasi kebijakan yang adil serta berkelanjutan,” pungkas Zaitun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *