Dir SDM PT. Timah : Kami Akan Lebih Proaktif Koordinasi Dengan Tim GTPP Covid-19 Provinsi dan Kabupaten Bangka

Ibnuwasisto
Dir SDM PT. Timah : Kami Akan Lebih Proaktif Koordinasi Dengan Tim GTPP Covid-19 Provinsi dan Kabupaten Bangka
Dir SDM PT. Timah TBK, Muhammad Riski usai rapat di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka, Minggu (31/5/2020). (Foto.Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Terkait dengan pasien Covid-19 inisial GS (31) warga Sempan yang merupakan salah satu karyawan PT. Timah, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh LO BNPB Pusat Mayjend Toto Siswanto, Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, Dir SDM PT. Timah, Muhammad Riski, Kabagops Polres Bangka, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Kepala Dinas BPBD Kabupaten Bangka, di Posko Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka, Minggu (31/5/2020).

Pasien GS mendapatkan perhatian khusus karena orang bersangkutan saat melakukan karantina mandiri tidak mengikuti himbauan protokol Covid-19. Dan dikabarkan GS sudah melakukan kunjungan silaturahmi dibeberapa lokasi pada saat hari raya Idul Fitri.

Dalam pertemuan tersebut, Dir SDM dan selalu Ketua Gugus Tugas Covid-19 PT. Timah, Muhammad Riski mengatakan pelaksanaan rapid test seluruh karyawan dari PT. Timah merupakan inisiatif pihaknya untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Sesuai dengan pertemuan hari ini, kami akan lebih aktif dan proaktif kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 yang ada di Provinsi Bangka Belitung ataupun di Kabupaten Bangka terutama mengenai hasil pemeriksaan rapid test yang kami lakukan," ujarnya.

Ia menegaskan program pemeriksaan rapid test yang dilakukannya akan terus dilaksanakan terhadap seluruh karyawan PT. Timah. Jika ada yang perlu ditindak lanjuti sesuai protokol Covid-19 maka pihaknya akan melaksanakan dengan segala kemampuan yang ada.

"Ini sebenarnya tidak ada mis komunikasi antara pihak PT. Timah dengan Tim Gugus Tugas Kabupaten Bangka hanya pelaksanaan rapid test yang kami lakukan ini prosesnya sangat cepat. Karena kami BUMN jadi koordinasinya ke pihak Tim Gugus Tugas Covid-19 yang ada di provinsi Babel, dan koordinasi selalu kita lakukan," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa menyebutkan bahwa pihak PT. Timah juga sudah melakukan tupoksinya selaku BUMN dalam melaksanakan sesuai dengan prosedur.

"Yang menjadi permasalahan adalah pada saat ada satu pasien yang dinyatakan reaktif seharusnya dilakukan karantina, tetapi pada saat yang bersangkutan dilakukan karantina bersikap nakal. Sehingga ini yang menjadi permasalahan dan ramai di masyarakat," ungkapnya.

Lebih lanjut dia menegaskan selama ini sudah melakukan pantauan tetapi yang bersangkutan tugil. Pihaknya menyebutkan jika apa yang dilakukan oleh pihak PT. Timah sudah sesuai fungsinya.

"Saat ini hanya isolasi atau karantina yang dilakukan masih belum optimal, kami harap bagi yang dinyatakan reaktif harus mengikuti prosedur dari pemerintah. Jadi bagi orang yang hasil hasil rapid testnya reaktif lebih baik di karantina wisma jangan di rumah," pungkasnya.


Penulis : Ibnu

Editor : 

Sumber : Babel Review