Dirikan Lawang Budaya

Admin
Dirikan Lawang Budaya
Ilustrasi Foto:Dok Wandasona

Dari keresahan itu, ia bersama istri mendirikan Sanggar Lawang Budaya pada 7 November 2011. Lawang Budaya dipilih karena memiliki filosofi kuat, “lawing” artinya pintu jadi melalui pintu ini akan lahir generasi yang menjunjung tinggi karakter budaya daerah. “Lawang Budaya adalah wadah untuk berkreatifitas melalui budaya.

Mulainya kita dari anak kecil kita ajak bagaimana berproses, mereka perlu arahan yang benar dalam berkesenian. Siapapun boleh bergabung di sini, kami terbuka,” terangnya. Belum genap setahun berdiri, Sanggar Lawang Budaya sudah mencuri perhatian masyarakat khususnya kalangan pelaku seni. Bagaimana tidak, pada Festival Serumpun Sebalai 2012 Sanggar Lawang Budaya berhasil menyabet juara umum dan memperoleh penghargaan penata tari terbaik dan penata busana terbaik.

Tak berhenti di situ, sejumlah prestasi pun pernah diraih berkat proses berkesenian yang terus mengalir. Bersama pemusik ia pun mendirikan Lawang Budaya Ensemble sebagai wadah berkreatifitas dalam seni musik. Dalam prakteknya, Lawang Budaya Ensemble memadukan harmoni musik tradisi dambus dengan instrumen modern. Dari semangat bermusik ini, terlahir beberapa karya yang memiliki komposisi dinamis seperti instrumen musik yang diberi judul “Spirit of Dambus”.

 Wanda berharap, Lawang Budaya dapat terus berproses seiring dengan semangat yang terus tumbuh, hingga tak hanya sekedar menjadi sebuah wadah namun juga melahirkan generasi pelaku seni. Tentunya, pelaku seni dengan praktek dan pola berkesenian yang lebih baik lagi. (BBR)

Sebelumnya 1


Penulis :Irwan
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview