Dosen dan Mahasiswa Terkonfirmasi Covid-19, Salah Satu Kampus di Sungailiat Ditutup

Irwan
Dosen dan Mahasiswa Terkonfirmasi Covid-19, Salah Satu Kampus di Sungailiat Ditutup
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra mengatakan ada dua pasien positif Covid-19 yang hari ini dinyatakan sembuh.

Kedua pasien tersebut dengan inisial DN (67) warga Bedukang, Riau Silip dan Mar (49) warga Mendo Barat.

Selain itu, terdapat penambahan tiga kasus baru Covid-19 dengan inisial DP (25) warga Air Ruai, Pemali, MS (22) warga Mendo Barat dan YS (31) warga Sungailiat.

Ketiga pasien tersebut sudah di karantina di Balai Diklat Provinsi Bangka Belitung.

Menurut Boy Yandra, YF dan YS merupakan salah satu dosen di perguruan tinggi swasta di Sungailiat dan MS adalah mahasiswa yang masih satu perguruan tinggi.

Maka pihaknya saat ini menutup semua aktivitas perguruan itu untuk melakukan tracking, treasing dan treatment.

"Kita akan lakukan pemeriksaan swab baik bagi mahasiswa maupun dosen yang kontak langsung dengan pasien. Semoga upaya ini dapat segera untuk memutuskan mata rantai penyebaran penularan virus corona dengan cepat dan tidak berkembang ketitik lainnya," ujar Boy Yandra, Minggu (29/11/2020).

Sampai dengan hari ini orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 per kecamatan di Kabupaten Bangka yakni:

- Kecamatan Sungailiat positif 99 orang dan sembuh 92 orang, 7 orang masih dalam perawatan.

- Kecamatan Pemali positif 47, sembuh 40 orang dan 7 orang dalam masa perawatan.

- Kecamatan Mendo Barat positif 27 orang dan sembuh 15 orang, yang 12 orang masih melakukan isolasi.

- Kecamatan Belinyu positif 14 orang, sembuh 13 dan 1 orang masih dirawat.

- Kecamatan Merawang positif 24 orang, 23 orang sudah sembuh dan 1 dirawat.

"Kami mengimbau kepada masyarakat jangan bosan melakukan 3M, memakai masker seketika berada di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir kemudian menjaga jarak antar sesama," imbaunya.

"Bagi pelaku perjalanan luar kota untuk melakukan isolasi mandiri dan di hari yang kesepuluh untuk melaksanakan pemeriksaan rapid test," pungkasnya. (BBR)

Laporan: Ibnu

Editor: Irwan