DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan serta Kawasan Pemukiman, dilanjutkan dengan penyampaian RKUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2027.
“Rapat paripurna kita kali ini ada tiga agenda, Alhamdulillah semua fraksi menerima. Namun ada juga beberapa catatan yang berkaitan dengan upaya peningkatan kinerja, serta apresiasi yang disampaikan oleh fraksi terhadap capaian-capaian pemerintah pada tahun 2025 lalu,” kata Wakil Ketua I DPRD Babel, Eddy Iskandar usai memimpin paripurna tersebut, Rabu.
Ia mengatakan ada tiga agenda dalam rapat paripurna tersebut yakni, pengesahan Perda tentang Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025, pengesahan Perda tentang Perubahan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan, Kawasan Permukiman, serta Penyampaian KUA-PPAS untuk anggaran tahun 2027.
Beberapa yang disampaikan yakni di sisi pengelolaan keuangan, pemerintah mendapat apresiasi dengan kembali meraih opini WTP, kemudian dalam pengelolaan birokrasi dan sebagainya.
“Mudah-mudahan dengan demikian apa yang menjadi evaluasi bisa menguatkan pemerintah untuk meningkatkan kinerjanya pada tahun 2027,” ujarnya.
Eddy menambahkan, ada juga beberapa catatan dari DPRD Babel yakni terutama berkaitan dengan kinerja OPD dan serapan anggaran karena ada beberapa OPD yang serapan anggarannya masih rendah. Sisa anggaran tersebut dinilai masih cukup besar, padahal seharusnya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat.
“Setiap tahun selalu ada catatan meski dengan kondisi dan tantangan yang berbeda. Namun, ada juga apresiasi yang di sampaikan oleh fraksi kepada pemerintah yang kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk tahun 2025,” terang Eddy.
Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani mengatakan apa yang disampaikan dalam paripurna ini bisa dipertahankan dan menjadi koreksi untuk kinerja kedepan agar pemerintah, SKPD, dan rakyat bisa bekerjasama mempertahankan yang sudah tercapai.
“Masih ada beberapa catatan namun masih normal, dan apa yang masih kurang akan kita perbaiki,” tutup Hidayat Arsani.









