DPRD Babel Panggil Baperjakat Bahas 24 ASN yang Dinonjobkan

kasmirudin
DPRD Babel Panggil Baperjakat Bahas 24 ASN yang Dinonjobkan
Amri Cahyadi. (Foto: Diko Subadya)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel) menggelar pertemuan dengan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan ( Baperjakat) Babel terkait dengan masalah sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinonjobkan beberapa hari lalu yang berlangsung di Ruang Pansus DPRD Babel, Rabu (1/7/2020).

Belakangan hal ini memang cukup hangat diperbincangkan. Apalagi dalam proses mutasi tersebut, pada awalnya dianggap ada kekeliruan prosedur yang dilakukan.

Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi mangatakan, setelah mendengarkan penjelasan dari Baperjakat, ternyata mutasi tersebut telah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Tadi kami sudah gelar pertemuan dengan Baperjakat, kami bahas aturan hukumnya. Kami berdiskusi dan ternyata sudah pas aturan hukumnya berdasarkan Pergub No. 98 Tahun 2017 atas Perda No. 18 Tahun 2016. Jadi  perampingan biro secara aturan sudah sesuai berdasarkan Pergub," katanya Kepada awak media.

Kendati demikian, menurut Amri, pihaknya tetap melakukan protes. Karena ada statement dari pejabat Baperjakat, bahwa mutasi tersebut dilakukan berdasarkan Perda terkini. Sedangkan Perda terbaru tidak bicara perampingan biro.

Selain itu, lanjut Amri, pihaknya juga mempertanyakan terkait adanya sejumlah pejabat yang dipromosikan untuk menempatkan strukur yang baru. Kenapa tidak memanfaatkan teman-teman yang sudah ada.

"Dari penjelasan mereka, hal tersebut dilakukan mempertimbangkan penyidikan serta masalah teknis. Misalnya, saja tidak mungkin bagian humas ditempati oleh pejabat dari DLH. Mereka juga mengatakan dari 24 yang dinonjobkan 9 di antaranya sudah terisi, sementara 15 orang lainnya belum dan tengah diupayakan untuk difungsikan," ujarnya.

Amri menambahkan, sebenarnya pergantian posisi jabatan di organisasi pemerintahan perihal biasa. Tetapi harus sesuai dengan aturan hukum, karena ini juga menyangkut psikologis, citra mereka di mata masyarakat.

"Ini juga jadi harapan kami untuk mempertimbangkan dari sisi kebijaksanaan. Untuk pejabat yang saat ini telah menempati posisi barunya semoga dapat bekerja maksimal," imbuhnya.

Kedepan Ia berharap, komunikasi antara Baperjakat dan komisi I DPRD Babel dapat lebih intens, agar tidak ada kesalahpahaman.

"Kami meminta tim Baperjakat untuk selalu intens menjalin hubungan dengan komisi I, agar kiranya bisa punya persepsi yang sama sehingga tidak ada pemikiran yang negatif," pungkasnya. (BBR)


Penulis. : Diko Subadya

Editor.    : Admin03