DPRD Bangka Gelar Paripurna Penyampaian 3 Raperda dari Bupati Bangka

Ahada
DPRD Bangka Gelar Paripurna Penyampaian 3 Raperda dari Bupati Bangka
DPRD Kabupaten Bangka gelar rapat paripurna penyampaian usulan 3 Raperda dari Bupati Bangka di ruang rapat paripurna Gedung DPRD Bangka, Rabu (19/8/2020).

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka gelar rapat paripurna penyampaian usulan 3 Raperda dari Bupati Bangka di ruang rapat paripurna Gedung DPRD Bangka, Rabu (19/8/2020).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bangka Iskandar Sip, Wakil I Ketua DPRD Mendra Kurniawan Amd, Wakil Ketua II Rendra Basri, Setwan DPRD Kabupaten Bangka Erry Gusnawan dan perangkat daerah lainnya.

Dalam penyampaiannya, Bupati Bangka Mulkan SH MH mengatakan 3 Raperda yang akan disampaikan, adalah :

1. Raperda tentang perubahan ketiga atas peraturan daerah Kabupaten Bangka nomor 5 tahun 2011 tentang jasa usaha.
2. Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 11 tahun 2011 tentang ijin belajar dan tugas belajar bagi pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bangka, dan
3. Raperda tentang pengelolaan zakat.

Menurut Mulkan,  perubahan yang pertama itu disusun dalam rangka upaya perluasan objek retribusi daerah guna menunjang peningkatan pendapatan asli daerah Kabupaten Bangka.

Adapun salah satu cara yang dapat dilakukan melalui ekstensifikasi atau perluasan objek retribusi daerah tersebut dengan mengaktifkan kembali pemungutan retribusi tempat pelelangan ikan sehingga perlu dilakukan perubahan terhadap Perda Nomor 5 tahun 2011 tentang jasa usaha.

Dan selanjutnya, raperda kedua diusulkan karena perlu dilakukan untuk penyesuaian terkait surat edaran menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi nomor 4 tahun 2013 dan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia aparatur daerah saat ini.

Raperda ini tentunya akan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya dan jaminan hak pegawai negeri sipil untuk pengembangan kapasitas dan kompetensi sesuai kebutuhan daerah melalui perangkat daerah teknis.

Kemudian untuk Raperda yang ketiga bertujuan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam rangka mendukung pelaksanaan salah satu kewajiban umat Islam yang mampu, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu.

Selain itu untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan hukum pembinaan serta pelayanan terhadap para Muzakki mustahik dan amil zakat.

Tujuan pengelolaan zakat dalam raperda ini adalah meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat serta meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.

"Kami berharap kepada anggota dewan dapat membahas 3 raperda tersebut sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku dan pada gilirannya dapat disetujui dewan yang terhormat dan nantinya dapat menjadi perda di Kabupaten Bangka," tutupnya. (BBR)
Laporan: ibnu w