DPRD Basel Ingatkan Penambang Untuk Tidak Menambang di Lokasi Terlarang

kasmirudin
DPRD Basel Ingatkan Penambang Untuk Tidak Menambang di Lokasi Terlarang
Aktivitas penambangan timah yang menjadi sorotan DPRD Bangka Selatan, yang dinilai sering melanggar aturan. (Foto: Andre)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Aktivitas penambangan di lokasi terlarang menuai komentar dari DPRD Kabupaten Bangka Selatan. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hal itu dilontarkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Samsul Bahri, bahwa pertambangan itu sah-sah saja. Namun, harus sesuai zona dan jangan melanggar aturan yang sudah ada dan berlaku

"Kami (DPRD) tidak melarang adanya aktivitas penambangan. Namun harus memperhatikan lokasi yang dilarang, seperti di sekitar fasilitas umum dan mengganggu kepentingan masyarakat, termasuk di lingkungan pemerintah daerah,” sebutnya.

Dikatakan Samsul, meski itu hak mereka, namun jika di lingkungan pemda, stakeholder terkait harus memperhatikan etika. Tidak melakukan aktivitas di sekitar lingkungan tersebut dan harus dijaga bersama.

“Para penambang lebih menjadi lebih bijak, jangan setiap lokasi harus dijadikan wilayah pertambangan. Karena daerah itu harus berkesinambungan bukan untuk saat ini saja, namun kedepan juga harus difikirkan,”jelasnya.

Baca Juga: Sat Pol PP Bangka akan Tindak Tegas Penambang di HL Pantai Matras

Menurutnya, untuk mengatasi permasalahan pertambangan di Bangka Selatan pihaknya belum melakukan koordinasi kepada seluruh pihak terkait. Namun, jika dipandang perlu, DPRD selalu siap.

“Dalam hal ini pemerintah melalui lembaga teknis yang kompeten, harus mengambil sikap dan duduk bersama berdiskusi dengan DPRD untuk mencarikan solusi terkait permasalahan pertambangan ini,”bebernya.

Legislatif sambungnya, akan terus melakukan pengawasan dan mengingatkan pemerintah daerah untuk lebih mengoptimalkan fungsi OPD, seperti Pol PP dan instansi terkait lainnya, untuk memperhatikan permasalahan tersebut. Percuma  dianggarkan tiap tahun, jika tidak berfungsi.

Samsul meminta OPD terkait, harus pro aktif dan jangan hanya menunggu laporan. Namun harus cek lapangan.

“Mereka harus pro aktif tidak menunggu laporan saja, cek lapangan jika tidak sesuai beri peringatan, bila perlu tindakan tegas. Jangan menunggu laporan dulu, jika menunggu laporan baru kerja repot kita kedepannya," kata Samsul. (BBR)


Penulis  : Andre                                                                  
Editor    : Kasmir
Sumber  : Babel Review