DPRD dan Eksekutif Kembali Bahas Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19

diko subadya
DPRD dan Eksekutif Kembali Bahas Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19
Rapat kordinasi Antara DPRD Babel dan Pihak Eksekutif Berkenaan dengan penggunaan Anggaran Rp 72 Miliar untuk Penanganan Covid-19 Babel. (Foto Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID - DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama pihak eksekutif kembali membahas penggunaan anggaran Sebesar Rp 72 Miliar yang  disiapkan untuk penanganan Covid-19 di Babel.

Pembahasan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang banggar DPRD Babel, Senin (11/5), Pagi.

Pada kesempatan tersebut, salah satu Anggota DPRD Babel, Algafry Rahman menyampaikan pandangannya terkait penanganan Covid-19 di Babel yang belum efektif.

"Jadi kalau saya melihat ini terkesan kita tidak terlalu fokus untuk menyelesaikan Covid-19 ini dari mulai awal sampai bagaimana penyelesaian akhirnya," kata Algafry saat rapat banggar.

Menurutnya hal tersebut di perkuat dengan pernyataan gubernur beberapa waktu lalu, jika wabah Covid-19 ini masih berlanjut hingga Agustus 2020, maka Pemprov Babel akan kehabisan anggaran dan ada kemungkinan harus pinjam keluar.

Merujuk dari statement tersebut, Algafry menilai Artinya bahwa tingkat keungan Provinsi Babel itu terbatas sampai disitu, makanya yang harus dilakukan adalah bagaimana penanganan Covid-19 dengan dana yang minimal, itu yang harus dilaksanakan.

"Apa yang harus dilakukan, apa yang harus dibuat kan seharusnya sudah ada, kenapa tiba-tiba harus muncul lagi (pembahasan anggaran-red), ini menandakan bahwa kita tidak ada skema yang benar," tuturnya.

Sementara Sekda Babel, Naziarto menjelaskan belum semua anggaran  penanganan Covid-19 yang disiapkan sebesar Rp 72 Miliar itu digunakan dan laporan (penggunaan anggaran-red) ini belum disampaikan juga oleh para OPD.

" Sebagai contoh dinas kesehatan dalam penggunaan anggaran 23 miliar itu, apa-apa saja dan sudah sejauh mana persentase fisik yang sudah diberikan dan persentase keuangan yang sudah dilakukan, saya sampai sekarang belum terima itu," katanya.

Untuk itu dirinya meminta kepada para OPD untuk menyampaikan penggunaan anggaran penanganan Covid-19 secara berkala dan terperinci.

"Tolong saya minta kepada OPD-OPD terkait, perincian realisasi fisik dan realisasi keuangan serta apa-apa yang sudah dilakukan itu tolong sampaikan kepada Banggar biar mereka tahu dan jelas apa-apa yang sudah digunakan dan kinerja setiap OPD itu ada, terkait bansos ini, bila perlu ada progresnya setiap dua minggu sekali ini dilaporkan, Mudah-mudahan kawan-kawan dari OPD dapat menyimak apa yang diinginkan dari mitra kita yang terhormat DPRD Babel Ini tentang laporan fisik dan laporan keuangan dari anggaran yang sudah dikucurkan itu," pungkasnya. (BBR)


Laporan : Diko Subadya

Sumber : Babel Review