DPRD Sampaikan Suara Penolakan Masyarakat Babel Terhadap RUU HIP ke DPR RI

kasmirudin
DPRD Sampaikan Suara Penolakan Masyarakat Babel Terhadap RUU HIP ke DPR RI
Pimpinan DPRD Provinsi Bangka Belitung bersama anggota fraksi mendatangi DPR RI guna menyampaikan suara mayoritas masyarakat Bangka Belitung yang disampaikan Front Melayu Babel terkait penolakannya terhadap RUU HIP, Senin (6/7/2020). (foto: Istimewa)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) bersama anggota fraksi mendatangi DPR RI, Senin (6/7/2020) kemarin, guna menyampaikan suara mayoritas masyarakat Bangka Belitung yang disampaikan Front Melayu Babel terkait penolakannya terhadap RUU HIP di Gedung DPRD, jumat (3/7/2020) lalu.

Rombongan DPRD Babel ini diterima langsung oleh Pimpinan Badan Legislatif DPR RI, tenpat RUU tersebut dirumuskan.

Dalam kesempatan tersebut, DPRD Babel berharap RUU yang tengah menjadi sorotan itu untuk tidak dilanjutkan dan dikeluarkan dari Prolegnas.

"Melihat subtansi dari RUU ini yang mungkin menimbulkan riak-riak perpecahan di elemen masyarakat, mengganggu persatuan dan kesatuan serta kondusifitas daerah. bahkan timbul anarki di beberapa wilayah," kata Wakil Pimpinan DPRD Babel, Amri Cahyadi.

Kedatangan mereka diungkapkan Amri, mendapat apresiasi DPR RI serta aspirasi yang disampaikan akan diteruskan ke fraksi-fraksi di DPR RI sebagai referensi terhadap RUU tersebut.

"DPR RI mengapresiasi aspirasi masyarakat yang kita sampaikan dan akan disampakain ke seluruh anggota fraksi, untuk menjadi catatan masukan elemen masyarakat atas RUU tersebut. Dalam hal maksud mengeluarkan RUU dari Prolegnas, maka ada aturan perundangan tersendiri yang mengatur dan mekanismenya wajib harus diikuti oleh DPR RI," pungkasnya. (BBR)


 

Penuis : Diko Subadya/Ril

Editor  : Kasmir