DPW PKS Babel Bagi-bagi Masker Gratis

kasmirudin
DPW PKS Babel Bagi-bagi Masker Gratis
Pengurus DPW PKS Bangka Belitung mengadakan bagi-bagi masker gratis kepada masyarakat di Kota Pangkalpinang, Minggu (26/4/2020). (Foto: Istimewa)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Masih banyaknya masyarakat yang belum disiplin dalam menggunakan masker ketika berada di luar rumah, membuat Ketua DPW PKS Bangka Belitung, Dodi Kusdian menginstruksikan untuk kembali memberikan masker gratis kepada masyarakat, Minggu (26/4/2020).

Padahal arahan dari kepala daerah dan pemerintah pusat adalah wajib menggunakan masker, jika keluar rumah. Hal ini tak lain untuk melindungi diri dan orang lain supaya tidak terjangkit wabah Virus Corona.

Sekretaris Umum DPW PKS Babel Rio Setiady, menyampaikan bahwa pembagian masker ini dikarenakan kekhawatiran terhadap masyarakat yang masih menganggap sepele hal tersebut. Padahal tentu ini akan menjadi salah satu faktor yang dapat meminimalisir potensi terjangkitnya Virus Corona.

"Maka mulai dari Ramadan hari pertama sampai dengan hari ketiga, PKS Babel kembali turun ke jalan membagikan masker gratis kepada masyarakat di sepanjang Jalan A. Yani Pangkalpinang. Karena jalan ini menurut kami relatif lebih ramai masyarakat yang memanfaatkannya, untuk menuju Pasar Pagi," kata Rio, Senin (27/4/2020).

Anggota DPRD Kota Pangkalpinang ini juga menyebutkan, melalui akun media sosial PKS Babel mendapatkan banyak permintaan dari masyarakat, agar ada pembagian masker dan ini direalisasikan secara bertahap.

"Total masker yang sudah dibagikan oleh PKS lebih kurang 1000 masker dan ini belum termasuk dengan pembagian masker yang dilakukan oleh pengurus DPD PKS di kabupaten atau kota se-Bangka Belitung," ucapnya.

Ia mengatakan, PKS Babel sangat mendukung edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam ikhtiar untuk menekan laju penyebaran Virus Corona.

Lanjut Rio, kondisi hari ini Bangka Belitung sudah ada 10 orang yang positif, tentu tidak ingin angka ini terus bertambah. Maka, usaha yang dapat dilakukan salah satunya adalah dengan tetap berada dalam rumah, atau jika pun terpaksa harus keluar rumah disiplinkan diri untuk tetap menggunakan masker.

"Kami pun mengimbau agar di dalam bulan Ramadhan ibadah yang biasanya kita laksanakan di masjid seperti tarawih, buka bersama, dan pengajian sebaiknya dialihkan di rumah masing-masing. Agar tidak lagi menjadi kekhawatiran kita bertemunya orang-orang dapat memperbesar potensi terjangkitnya Covid-19," imbau Rio. (BBR)


Penulis ; Rilis

Editor   : Kasmir