Dokter Yogi Yamani : Pasien OTG Covid-19 Harus Dikarantina di BLK atau Asrama Haji Babel

Ibnuwasisto
Dokter Yogi Yamani : Pasien OTG Covid-19 Harus Dikarantina di BLK atau Asrama Haji Babel
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrain Sungailiat Bangka, dr Yogi Yamani S.pb. (Foto.Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Depati Bahrain Sungailiat Bangka, dr Yogi Yamani S.pb menyampaikan untuk pasien OTG dan terkonfirmasi positif Covid-19 harus dilakukan karantina di Balai Latihan Kerja Provinsi atau di Asrama Haji.

Kebijakan tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak BPBD Provinsi Bangka Belitung. Hal itu disampaikan ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (9/6/2020).

"Tetapi jika ada orang yang terkonfirmasi plus ditambah ada gejala sakit seperti pasien yang ODP atau PDP harus dimasukkan ke rumah sakit. Jadi pasien yang dimasukkan ke rumah sakit itu adalah orang yang positif, sakit ditambah ada gejalanya, karena itu butuh pengobatan dan perawatan khusus," ujarnya.

Menurutnya, kalau hanya sekedar karantina cukup dilakukan di Balai Latihan Kerja Provinsi atau di Asrama Haji. Ia mengatakan jika pihaknya dari bulan Maret sudah menerima pasien yang ODP dan PDP.

"Kita sudah ada dokter yang bertanggung jawab dalam penanganan itu seperti dokter penyakit dalam, dokter penyakit paru-paru dan dokter lainnya. Jadi mereka masukkan pasien yang suspek Covid-19 itu untuk dilakukan perawatan karena ada gejala. Karena pasien ODP maupun PDP harus diperlakukan seperti pasien Covid-19 dan alhamdulilah pasien yang dirawat disini banyak hasil swabnya yang negatif," terangnya.

Kemudian dia katakan jika ada pasien yang dirawat dan hasil swabnya positif akan dilakukan perawatan di ruangan yang berbeda. Pasien tersebut harus ditempatkan di ruangan isolasi yang bertekanan negatif.

"Saya menghimbau kepada masyarakat untuk terbiasa dengan kehidupan tatanan baru seperti selalu memakai masker, selalu mencuci tangan, social dan physical distancing, itu harus mendarah daging di kehidupan kita sehari-hari," pungkasnya. (BBR)


Penulis : Ibnu

Editor :

Sumber : Babel Review