Dua Periode Memimpin, Justiar Noer Promosikan Bangka Selatan Lewat Pariwisata

Kasmirudin
Dua Periode Memimpin, Justiar Noer Promosikan Bangka Selatan Lewat Pariwisata
Toboali City on Fire merupakan salah satu program andalan Kabupaten Bangka Selatan dalam mempromosikan pariwisata. (Foto: Dok BBR)

“Sebagai putra daerah yang diamanahkan oleh masyarakat untuk memimpin Basel, sudah seyogyanya saya membangun daerah saya sendiri,"

Justiar Noer

 

BANGKA SELATAN merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang berdiri pada 25 Februari 2003.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003, Negeri Junjung Besaoh terbentuk bersama dengan Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Barat dan Belitung Timur.

Wilayah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terletak di bagian Selatan Pulau Bangka, secara administratif wilayah berbatasan langsung dengan daratan wilayah kabupaten atau kota lainnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pembentukan Kabupaten Bangka Selatan tidak semata-mata karena kebutuhan pengembangan wilayah provinsi, tetapi juga karena keinginan masyarakat di dalamnya, serta upaya untuk mempercepat pembangunan daerah dan terciptanya pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.

Pada bulan Februari 2021 usia Kabupaten Bangka Selatan genap 18 tahun. Meski tergolong masih muda, namun banyak perubahan yang terjadi di kabupaten ini. Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pembangunan SDM manusianya yang lebih baik, dibanding awal terbentuknya kabupaten ini.

Pemimpin Bangka Selatan pun silih berganti dengan gaya kepemimpinan yang berbeda beda, sebut saja Zikri Kisai yang menjadi Pj Bupati Basel pertama, DR.Drs.Ir.H.Justiar Noer MM, MSi, Bae yang berhasil memimpin selama dua periode atau bupati yang baru saja terpilih H.Riza Herdavid.

Selama dua periode memimpin, H.Justiar Noer banyak melakukan perubahan baik kala berpasangan dengan Wakil Bupati H.Jamro Jalil pada periode pertama 2005-2010 dan di periode kedua saat berpasangan dengan H.Riza Herdavid pada 2015-2020.

Pada periode pertamanya, suami dari Hj.Ekawati Justiar ini berhasil membangun infrastruktur meski kala itu Basel baru berusia tiga tahun sejak dibentuk.

Kantor pemerintahan yang berlokasi di Jalan Parit Tiga Toboali, menjadi saksi sentuhan kepemimpinan ayah satu anak ini.

Tak hanya itu, Justiar juga sukses membangun sejumlah infrastruktur lainnya seperti puskesmas dan sekolah.

 Saat disambangi Babel Review, Justiar Noer bercerita pekerjaan berat selama menjadi bupati pada periode pertama mengingat banyak pembangunan yang harus dikerjakan.

“Sebagai putra daerah yang diamanahkan oleh masyarakat untuk memimpin Basel, sudah seyogyanya saya membangun daerah saya sendiri," kata Justiar.