Dua Tersangka Pemilik TI Ilegal di Perairan Sukadamai Ditahan Sejak 28 April Lalu

Irwan
Dua Tersangka Pemilik TI Ilegal di Perairan Sukadamai Ditahan Sejak 28 April Lalu

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Dua orang pemilik tambang inkonvensional (TI) jenis selam yang beroperasi di Laut Sukadamai, Toboali, Bangka Selatan sudah di tahan di Mapolres Basel sejak Rabu (28/4/2021) lalu.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Basel AKP Ghalih.

Sebelumnya diberitakan, tim Satgas Gakkum PAM Ponton Isap Produksi (PIP) Laut Sukadamai, Toboali berhasil meringkus dua orang pelaku tindak pidana melakukan usaha pertambangan tanpa izin, pada selasa (27/4/2021) lalu.

Penangkapan bermula saat anggota tim Satgas Gakkum II  melaksanakan patroli di perairan Sukadamai. Kemudian tim melihat ada speed lidah yang melintas dari arah laut ke arah pinggir pantai.

Tim menanyakan kepada pemilik speed lidah tersebut terkait aktivitasnya. Yang bersangkutan mengatakan baru selesai menarik ponton tambang apung jenis TI selam.

Adapun yang berhasil diamankan dalam penangkapan tersebut yakni Antoni dan Jeki beserta sejumlah barang bukti peralatan TI selam.

Kasatreskrim Polres Basel, AKP Ghalih mengatakan, setelah diamankan terhitung 28 April kemarin kedua pelaku ditetapkan tersangka dan sudah dilakukan penahanan.

"Untuk tindak lanjutnya kita sedang melakukan penyidikan terhadap kedua tersangka", katanya saat dikonfirmasi via Whatsapp, Sabtu (1/5/2021). (BBR)

Laporan: Andre

Editor: Irwan