Dukung Pelestarian Budaya Melayu, PLN Listriki Kawasan Masjid Kayu Tua Tunu

Irwan
Dukung Pelestarian Budaya Melayu, PLN Listriki Kawasan Masjid Kayu Tua Tunu
Foto: Ferly Aditya/BBR

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- PLN Listriki kawasan masjid kayu Tua Tunu, Pangkalpinang yang saat ini dipersiapkan menjadi pusat kebudayaan melayu di Pangkalpinang.

“Saya mewakili masyarakat Tua Tunu sungguh berterima kasih atas nyala listrik disini. Hampir sepuluh tahun kami menunggu, akhirnya masuk juga listrik di kampung ini,” ujar ketua lembaga adat melayu kota Pangkalpinang, Hermawan Abdul Mutholib.

Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang Maulana Aklil mengungkapkan terima kasih atas listrik yang disalurkan PLN kepada warga yang ada di Tua Tunu.
Pihaknya juga berkomitmen merampungkan pengaspalan jalan untuk memudahkan akses ke kawasan tersebut.

“Terima kasih GM PLN UIW Babel beserta jajaran yang telah mendukung kawasan ini menjadi lebih terang dengan menyediakan listrik ke daerah ini, walaupun cukup terpencil namun akses jalan akan kami rampungkan tahun ini,” ungkapnya.

Lebih dari itu General Manager PLN UIW Babel, Amris Adnan menjelaskan dukungannya untuk terus melistriki daerah-daerah terpencil di Bangka Belitung.

“Kami terus mendorong elektrifikasi di daerah-daerah sulit dan terpencil yang belum berlistrik, Sebagai informasi, untuk melistriki kawasan ini PLN menarik jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 2,32 Kms, jaringan tegangan rendah (JTR) 2.3 Kms dan Gardu Distribusi kapasitas 50 kVa dengan nilai investasi sebesar 1,5 Milyar,” terangnya.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, PLN telah melistriki 109 desa terpencil, 8 pulau terdepan, terpencil dan tertinggal (3T).
Dalan acara tersebut, PLN juga membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat Kelurahan Tua Tunu, Kecamatan Gerunggang. (*)