Ekawati Sayangkan Aksi Vandalisme di Kawasan Benteng Toboali

kasmirudin
Ekawati Sayangkan Aksi Vandalisme di Kawasan Benteng Toboali
Bebatuan besar yang terdapat di dekat Benteng Toboali dicoret oleh yang tidak bertanggung jawab. (Foto: Andre)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Aksi pencoretan yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTD) di bebatuan granit di kawasan Benteng Toboali yang heboh di media sosial, disayangkan oleh Penggiat Lingkungan, Ekawati Justiar.

Menurut Ketua TP PKK Bangka Selatan (Basel) ini, pencoretan situs adalah tindakan vandalisme.

"Kita wajib melindungi aset berharga yang diberikan Allah kepada kita.Kenapa kita harus merusaknya?" tanya Eka.

Diakuinya, mencoret adalah tindakan perusakan. Tidak banyak daerah yang dianugerahi batu besar yang indah seperti di Basel. Batu Belimbing salah satunya.

"Dimana lagi kita bisa mencari bebatuan seperti ini. Anugerah besar inipun tak luput dari tindakan vandalisme, " imbuhnya, Rabu (20/05/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, beberapa waktu yang lalu Batu Belimbing dicoret orang yang tidak bertanggung jawab. Sekarang batu di sekitar Benteng Toboali, sungguh menyedihkan.

"Pagi tadi Dinas Pariwisata sudah mendatangi lokasi tersebut dan sekarang dalam proses penghapusan. Semoga proses ini tidak merusak batu yang ada," jelasnya.

Ia berharap, semoga ini adalah tindakan vandalism terakhir yang dilakukan masyarakat Basel.

"Mohon kita semua agar mau menjaga aset tak ternilai yang dianugerahkan Allah kepada kita," ajaknya.

Terakhir ia menegaskan, secara hukum tindakan merusak cagar budaya sudah ada aturannya yaitu UU Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya. (BBR)


Penulis : Andre

Editor   : Kasmir