Ekonomi Melemah, Babel Fokus Tekan Inflasi Jelang Nataru

Irwan
Ekonomi Melemah, Babel Fokus Tekan Inflasi Jelang Nataru
Wagub Babel Abdul Fatah bersama sejumlah instansi terkait melakukan sidak ke sejumlah pasar di Pangkalpinang jelang Nataru, Selasa (24/12/2019). Foto: Ist

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Rendahnya pertumbuhan ekonomi daerah yang hanya menyentuh angka 2,9 persen dibawah angka nasional 5,0 persen, membuat Bangka Belitung menargetkan inflasi dibawah angka inflasi nasional agar masyarakat tidak terlalu terbebani.

Seperti jelang perayaan Natal dan Tahun Baru ini, Pemprov Babel bersama stake holder terkait berupaya menekan laju inflasi yang biasanya mengalami peningkatan diakhir tahun.

Merosotnya harga komoditas utama Babel, yaitu logam timah yang hanya berkisar antara 16-17 ribu dollar amerika, jauh dibawah harga normal yaitu 22 ribu dollar amerika per metrik ton. Sejumlah kemerosotan harga komoditas unggulan lainnya seperti sawit, karet dan lada, jelas membuat guncangan tersendiri bagi perekonomian Babel.

Dampak melambatnya laju pertumbuhan ekonomi ini mulai terlihat dari berkurangnya daya beli masyarakat, seperti yang terjadi pada perayaan natal dan tahun baru kali ini.

Dari dua pasar terbesar di Kota Pangkalpinang pada H-1 Natal terlihat relatif sepi dan tidak terjadi lonjakan pembeli sebagaimana lazimnya menjelang Natal dan Tahun Baru.

Menghadapi Kondisi Ini, Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah meminta kepada Satgas Pangan dan seluruh stakeholder untuk fokus menekan laju inflasi agar beban masyarakat tidak semakin tinggi ditengah melemahnya pertumbuhan ekonomi.

“Laju inflasi di Bangka Belitung kita harapkan dan kita yakini akan tercatat rata-rata di bawah nasional. Kalau kita lihat pada hari ini bersama Wakapolda dan Bank Indonesia kita melihat kondisi pasar dengan ketersediaan barang yang ada di pasar ini kita tidak akan mengalami hambatan dan mencukupi kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Fatah disela-sela sidak ke sejumlah pasar di Kota Pangkalpinang jelang Natal dan Tahun Baru, Selasa (24/12/2019)

Wakil Kepala Polda Babel Kombes Pol Slamet H. S. dalam kesempatan yang sama menyebutkan, tidak ada kendala sama sekali terkait distribusi dan pasokan bahan pokok penting ke Babel dan stok yang dimiliki saat ini masih sangat mencukupi kebutuhan masyarakat.

Walaupun kondisi cuaca sedang kurang baik namun persediaan dan jalur distribusi belum terganggu sehingga tidak ada alasan bagi pedagang untuk menaikkan harga diatas harga eceran tertinggi yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Hampir semuanya stabil sehingga jaminan kita khususnya Satgas Pangan bisa bersama-sama dengan masyarakat untuk bisa menjaga bagaimana ini bisa dirasakan oleh masyarakat tidak ada kenaikan Sembilan bahan pokok,” jelas Slamet. (BBR)