FOTO: Ratusan Nelayan Unjuk Rasa di Kantor PT Timah Menolak Tambang Laut

Irwan
FOTO: Ratusan Nelayan Unjuk Rasa di Kantor PT Timah Menolak Tambang Laut
Foto: Ferly Aditya

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Ratusan massa yang tergabung dalami Gerakan Nelayan Tradisional Provinsi Bangka Belitung (Babel) berunjuk rasa di depan kantor PT Timah Tbk, Senin (5/3/2021).

Pantauan Babel Review di lapangan, ratusan nelayan mulai memasuki pintu masuk kantor PT Timah Tbk pada pukul 10.50 WIB.

Puluhan personil dari TNI, Polri dan Satpam PT Timah diturunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Johan Wahyudi dalam arahannya meminta kepada para massa agar tetap menjaga ketertiban, selama aksi unras berlangsung.

"Sampaikan aspirasi dengan tertib, saya minta tolong itu saja, juga kooperatif. Silahkan sampaikan, namun kita jaga bersama-sama agat tetap tertib," ungkapnya.

Sementara itu, koordinator aksi Joni Zuhri menyampaikan, tuntutan pertama para nelayan meminta kepada PT Timah untuk menghentikan aktivitas pertambangan ataupun pencabutan SPK yang telah diterbitkan.

"Kita terus dirong-rong dan dipaksa, sementara kita tahu sistem yang dijalankan itu merugikan masyarakat. Masyarakat yang seharusnya menerima kompensasi juga tidak ada kejelasan. Itu yang terjadi saat ini," kata Joni.

Joni mengutarakan, kondisi para nelayan kian mengalami atau terdegradasi dari wilayah tangkap nelayan akibat keberadaan aktivitas pertambangan.

"Otomatis lahan pencarian para nelayan tidak bisa lagi dimanfaatkan. Belum kita berbicara sebaran limbahnya, laut itukan dipengaruhi oleh arus dan cuaca. Semakin kita rasakan juga dampaknya, penghasilan nelayan itu jauh sekali menurun," katanya. (BBR)

Laporan: Gusti

Fotografer: Ferly Aditya