Foto Salam Dua Jari Gubernur Erzaldi dengan ASN Viral, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kehutanan Babel

kasmirudin
Foto Salam Dua Jari Gubernur Erzaldi dengan ASN Viral, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kehutanan Babel
Foto salam dua jari Gubernur Erzaldi bersama Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Bangka Belitung Marwan S.Ag dan beberapa ASN yang menjadi viral. (foto: Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Berkembangnya berita mengenai foto Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dan beberapa ASN viral dengan salam dua jari di salah satu harian lokal dan masyarakat Bangka.

Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Bangka Belitung Marwan S.Ag mengatakan, bahwa saat itu hanyalah melakukan Salam Lestari, yang sudah sejak lama dikampanyekan dalam setiap acara di lingkungan Kementerian atau OPD yang terkait dengan kehutanan atau lingkungan hidup.

Dijelaskan oleh Marwan, bahwa foto itu diambil pada saat acara penanaman pohon di Bukit Sak Buk Desa Rebo pada 14 Januari 2019 yang dihadiri oleh Gubernur Erzaldi.

"Kami sayangkan foto tersebut menjadi viral, lantaran terjadi pro kontra ketika Gubernur Bangka Belitung bersama Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Bangka Belitung dan seorang pejabat Biro Ekonomi Pemprov Babel berfoto seolah-olah menunjukkan simbol dua jari lengkap dengan pakaian dinasnya," terang Marwan, Senin (4/2/2019).

Marwan menuturkan, mereka berfoto bersama saat itu dengan komponen masyarakat yang juga disaksikan secara luas oleh masyarakat yang hadir, seperti pelajar Pramuka, tokoh tokoh dari berbagai partai politik yang sengaja diundang untuk ikut melestarikan hutan di Babel. Tidak mungkin kami melakukan tindakan yang berbau politik praktis.

" Saya meminta kepada semua pihak untuk memahami bahwa sudah sejak lama jika ada acara di Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, maka Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya selalu memberikan Salam Lestari dengan simbol dua jari," tukasnya.

Menurut Marwan, Salam Lestari dengan simbol dua jari ini sudah dikampanyekan jauh hari sebelum proses penetapan capres dan cawapres. Sehingga tidak ada hubungannya dan kaitan dengan simbol capres tertentu.

"Saya berharap agar foto tersebut dapat dipahami konteksnya dalam acara yang menyangkut lingkungan hidup dan kehutanan. Itu merupakan Salam Lestari semata-mata dan bukan bentuk lainnya yang menyebabkan kesalahan persepsi. Kami berharap dengan klarifikasi ini semuanya menjadi jelas dan terang benderang," tegasnya. (BBR)


Penulis  : Ibnu                   
Editor    : Kasmir
Sumber  :Babel Review