Gagas Smart City, Bupati Algafry Bahas Revisi Kawasan Perkotaan Koba

Irwan
Gagas Smart City, Bupati Algafry Bahas Revisi Kawasan Perkotaan Koba

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Bupati Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Algafry Rahman menghadiri Pembahasan Laporan Pendahuluan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bateng dan Revisi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan, Rabu (3/8/2022).

Algafry Rahman mengatakan, bahwa prinsip penataan ruang adalah upaya pemanfaatan ruang bagi semua kepentingan secara terpadu, efektif dan efisien, serasi, selaras, seimbang, berkelanjutan, keterbukaan, persamaan, keadilan dan perlindungan hukum.

"Adapun tujuan penataan ruang adalah untuk terselenggaranya pemanfaatan ruang berwawasan lingkungan, terselenggaranya pengaturan pemanfaatan ruang kawasan lindung dan kawasan budidaya serta tercapainya pemanfaatan ruang yang berkualitas," ujar Algafry.

Dikatakan Algafry, untuk mencapai tujuan tersebut, maka setiap daerah wajib menyusun Rencana Penataan Ruang Wilayah (RTRW), guna meningkatkan produktivitas dan menjaga lingkungan.

Menurut Algafry, berdasarkan amanat Undang Undang Cipta Kerja Pasal 14 ayat (2), pemerintah daerah wajib menyusun dan menyediakan RDTR dalam bentuk digital dan sesuai standar, yang nantinya akan diintegrasikan oleh pemerintah pusat.

"Tujuan ke depan agar konsep smart city ini untuk mengatasi berbagai karakteristik inovasi ekositem oleh semua gagasan smart city diantarnya menjadi kota hijau, saling berhubungan, terpadu untuk semua lapisan dan bentuk kota/kabupaten. Perencanaan smart city menggunakan model referensi untuk menentukan konsep tata letak kota yang cerdas dan berkarakter," jelasnya.

Lebih Lanjut, Algafry menuturkan Kabupaten Bateng melalui kegiatan seminar Smart City ini, ingin mulai bertahap menerapkan smart city di Kabupaten Bateng khususnya pada kawasan perkotaan.

"Kami harapkan dengan diadakannya kegiatan seminar ini, dapat menjadi tempat bagi kita untuk belajar, menambah wawasan, berbagi pengalaman serta diskusi dengan beberapa narasumber dan peserta," tutupnya. (BBR)


Laporan: Aqbal