Gara-Gara Batik Deshanda Craft, Desa Kace Timur Mulai Mendunia

Ahada
Gara-Gara Batik Deshanda Craft, Desa Kace Timur Mulai Mendunia
Muhammad Yusuf Khalied Mufti Mahasiswa UBB
Bergam batik produksi dari Deshanda Craft, yang saat ini mulai merambah nasional hingga internasional. (Ist)
Bergam batik produksi dari Deshanda Craft, yang saat ini mulai merambah nasional hingga internasional. (Ist)

Gara-Gara Batik Deshanda Craft Desa Kace Timur Mulai Mendunia

Oleh: Muhammad Yusuf Khalied Mufti
Mahasiswa UBB

BABELREVIEW.CO.ID -- Setiap daerah pastinya memiliki potensi yang elok untuk diangkat sebagai ikonik masing-masing daerah.

Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan daerah tersebut dan memotivasi masyarakat agar lebih mencintai daerah.

Sedikit contoh penulis ambil, diantaranya Desa Kota Kapur yang memiliki potensi di bidang Lidi Nipah. Saat ini Lidi Nipah tersebut telah diekspor ke Nepal.

Desa Kace Timur juga memiliki potensi yang tak  kalah dengan Desa Kota Kapur.

Potensi yang dimiliki Desa Kace Timur adalah di bidang Batik.

Potensi batik di Desa Kace Timur ini telah diperkenalkan oleh Eva Deswanti pemilik UMKM Deshanda Craft.

Awal mula UMKM Deshanda Craft di dirikan pada tahun 2016, dimana sang pemilik yaitu Eva Deswanti pernah mengikuti pelatihan kerajinan Batik di Imogiri Bantul selama 1 minggu.

Selepas dari Pelatihan tersebut, Eva langsung mengaplikasikan apa yang telah dipelajarinya dengan mendirikan UMKM Deshanda Craft.

UMKM Deshanda Craft memiliki 8 pengrajin aktif. UMKM ini membuat kerajinan batik dengan 2 motif yaitu motif tulis dan cap.

Eva beserta pengrajin membuat Batik ciri khas Desa Kace Timur seperti desain Kemunting, Daun Simpur, Rusip dan masih banyak lagi.

Mereka juga memproduksi khas Mendo Barat seperti Sahang dan Pakis. UMKM Deshanda Craft ini memiliki potensi pangsa pasar nasional hingga internasional.

Terbukti dari peminat Batik Deshanda Craft untuk skala nasional sudah sampai ke Manado.

Sedangkan untuk skala internasional Batik

Deshanda Craft sudah sampai di Galeri KBRI Praha, Republik Ceko.

Selain itu juga, Batik Deshanda Craft sudah banyak mengikuti pameran ataupun galeri seni

Dari kegiatan tersebut banyak turis asing yang berminat untuk membeli Batik buatan Deshanda Craft seperti turis dari Jepang dan Singapura.

Selain memproduksi Batik, UMKM Deshanda Craft membuat kerajinan tas, sepatu rajut, lidi nipah dan kelapa untuk dijadikan kerajinan keranjang baju serta wall mirror (Cermin).

Maka dari itu, potensi yang dimiliki UMKM Deshanda Craft dapat diminati hingga pangsa internasional.

Dengan potensi ini dapat membuat Desa Kace Timur dikenal baik secara lokal, nasional bahkan internasional serta mengangkat perekonomian masyarakat Desa Kace Timur dengan memberdayakan SDM yang ada di Desa Kace Timur. (BBR)