Gara-Gara Menparekreaf Sandiaga Uno, Belitung Bisa Jadi Lokasi Gaya Hidup Baru 2021

Kusuma Jaya
Gara-Gara Menparekreaf Sandiaga Uno, Belitung Bisa Jadi Lokasi Gaya Hidup Baru 2021
Pulau Lengkuas di Kabupaten Beitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (dok babelreview)

BABELREVIEW.CO.ID -- Kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno ke Pulau Belitung, telah membawa berkah bagi masyarakat Belitung khususnya, dan Provinsi Bangka Belitung secara luas.

Tak terbayangkan sebelumnya, jika kedatangan orang nomor satu di Kemenparekraf ini akhirnya membuka tabir potensi tak terbatas dan tak kasat mata dari Pulau Belitung.

Ternyata di Pulau Belitung ini memiliki potensi seperti di Pulau Bali. Saat ini Pulau Bali memiliki jenis wisata baru, yakni aktivitas digital nomaden.

Bali kini banyak diincar banyak orang, baik dari dalam maupun luar negeri sebagai salah satu daerah yang mendukung untuk melakukan gaya hidup digital nomaden.

Gaya hidup ini berawal dari mencuatnya fenomena Kristen Gray, seorang warga negara asing yang melakukan aktivitas digital nomaden di Bali.

Gaya hidup yang diperkenalkan Kristen Gray ini ahirnya viral, dan banyak mengundang dan memantik perhatian para turis dan wisatawan, untuk mengikuti aktivitas yang dilakukan oleh Kristen Gray.

Ternyata Pulau Belitung memiliki potensi yang sama. Potensi ini disampaikan oleh Menparekraf Sandiaga Uno, saat kunjungan kerja ke Pulau Belitung, Jumat (5/2/2021) lalu.

"Menurut saya ini adalah varian baru, kita coba di Bali sudah ada beberapa progres. Seandainya ini bisa dibuka juga di Belitung, ini merupakan kesempatan buat digital nomad," ungkap Sandiaga Uno.

Digital nomaden secara garis besar adalah sebuah gaya hidup, dimana orang-orang menggunakan teknologi untuk melakukan pekerjaannya dan bekerja di lokasi yang berbeda. Kini, Indonesia memiliki pilihan destinasi untuk menerapkan gaya hidup ini.

"Bukan hanya Malang, Jogja, Bali, tetapi bisa juga di Belitung. Mereka bisa membawa keluarganya ke sini dan berkegiatan mungkin dua tiga bulan dari lokasi di Belitung," ungkapnya.

Tokoh yang dijuluki sebagai "Papa Online" ini menceritakan tentang kisah anaknya di masa pandemi. Menurutnya, anak-anak bisa menerapkan konsep digital nomad seperti melakukan sekolah online dari destinasi wisata seperti Belitung.

"Saya kebetulan sengaja mengajak Sulaiman anak saya yang kelas tiga SD untuk mencoba. Bukan hanya webinar dari destinasi wisata, tapi juga sekolah dari lokasi wisata. Ternyata apa yang kita temui di KEK Tanjung Kelayang, di Sheraton tempat kita menginap sangat mendukung fasilitas jaringan maupun juga fasilitas-fasilitas yang bisa membantu sekolah dari destinasi wisata," ungkapnya.

Selain itu, destinasi wisata seperti Belitung dapat memberikan pembelajaran baru bagi masyarakat luar Babel.

"Seperti tadi malam kita lihat tarsius. Itu merupakan mata pelajaran buat dia juga, jadi dia sempat melihat beberapa tempat seperti mangrove. Itu dilihat sebagai bagian dari pada eco-education," ungkap Papa Online ini.

Gaya hidup digital ini..

  • Halaman
  • 1
  • 2