Gas Melon di Basel Langka, Kapolres Sidak Pangkalan Elpiji

Kasmirudin
Gas Melon di Basel Langka, Kapolres Sidak Pangkalan Elpiji
Kapolres Basel, AKBP Agus Siswanto saat mengecek langsung pasokan gas ke sejumlah pangkalan gas yang ada di Kecamatan Toboali, Kamis (4/2/2021). (Ist)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram terjadi di wilayah Bangka Selatan (Basel) dalam beberapa hari ini. Hal ini dikeluhkan masyarakat yang menggunakan gas elpiji berukuran tiga kilogram ini, sebagai kebutuhan sehari hari.

Menindaklanjuti adanya kelangkaan gas melon ini membuat Kapolres Basel, AKBP Agus Siswanto mengecek langsung pasokan gas ke sejumlah pangkalan gas yang ada di Kecamatan Toboali.

Tak hanya itu, Kapolres juga mencari tahu apa yang menjadi penyebab langkanya pasokan gas di wilayah Bangka Selatan.

“Hari ini kami mengecek pangkalan gas menindaklanjuti laporan masyarakat tentang kelangkaan gas elpiji tiga kilogram, serta mengetahui apa yang menjadi penyebab kelangkaan tersebut," imbuhnya Kamis (4/2/2020).

Diakuinya, berdasarkan peninjauan tersebut dirinya mengetahui bahwa penyebab kelangkaan gas adalah terkendalanya pengiriman pasokan gas akibat cuaca.

“Cuaca yang buruk dan gelombang yang besar membuat kapal pengangkut gas elpiji ke Bangka tidak bisa bersandar, " Jelasnya.

Namun, sambungnya dirinya juga akan mengecek apakah ada penimbunan gas elpiji tiga kilogram oleh oknum oknum tertentu.

“Masyarakat jangan panik dengan kelangkaan ini, dalam beberapa hari kedepan pasokan gas kembali lancar dan untuk sementara stok bright gas dan gas elpiji 15 kilogram masih ada, jadi silahkan gunakan untuk kebutuhan sehari hari dulu, " tandasnya.

Sementara itu, pemilik pangkalan gas PT Eriks Dharma Pratama, Aphiang membenarkan adanya kelangkaan gas elpiji tiga kilogram di Basel.

“Kelangkaan gas terjadi karena pengiriman terhambat akibat cuaca buruk dan membuat kapal yang membawa gas elpiji tidak bisa bersandar, " katanya.

Menurutnya, pasokan gas pada hari ini sudah berjalan normal dan sudah bisa didistribusikan ke sejumlah wilayah di Basel.

"Kami hanya terkendala di pasokan gas elpiji tiga kilogram yang kosong, namun untuk bright gas dan gas ukuran 15 kilogram stoknya masih ada," tutupnya. (BBR)


Penulis : Andre

Editor   : Kasmir