Gelar Pengabdian Bidang Ekonomi dan Kesehatan, Mahasiswa KKN UBB Lakukan Aksi Door to Door

Ahada
Gelar Pengabdian Bidang Ekonomi dan Kesehatan, Mahasiswa KKN UBB Lakukan Aksi Door to Door
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata UBB Desa Mayang mengadakan aksi Door to Door untuk memperkenalkan teknik regrow sayuran dan sosialisasi terkait lomba tanaman obat keluarga kepada masyarakat Desa Mayang, Kabupaten Belitung Timur pada Senin (27/7/2020). (Foto: Istimewa)

MANGGAR, BABELREVIEW.CO.ID -- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bangka Belitung (UBB) Desa Mayang mengadakan aksi "Door to Door" memperkenalkan teknik regrow sayuran dan sosialisasi terkait lomba tanaman obat keluarga  (Toga) kepada masyarakat Desa Mayang, Kabupaten Belitung Timur  pada Senin (27/7/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan secara door to door dengan membagi 16 mahasiswa KKN Desa Mayang ke dalam delapan kelompok, sebagai upaya untuk menghindari kegiatan berkumpul di tengah pandemi.

Selain itu, aksi door to door dilakukan sebagai upaya untuk menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat Desa Mayang yang masih memiliki keterbatasan dalam hal koneksi internet. 

Adapun, teknis kegiatan dilaksanakan mendatangi rumah setiap ketua RT yang merupakan perwakilan masyarakat Desa Mayang.

Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa KKN UBB kepada masyarakat dalam dua bidang sekaligus yaitu ekonomi dan kesehatan yang merupakan dua bidang paling penting di tengah pandemi seperti saat ini.

Dalam bidang ekonomi, aksi door to door dilakukan dengan memperkenalkan tehnik regrow sayuran. 

"Teknik regrow sayuran adalah suatu teknik menumbuhkan kembali tanaman sayuran dengan memanfaatkan sisa - sisa limbah rumah tangga yang masih segar," jelas Ety Febryanti, penanggung jawab kegiatan regrow sayuran.

Adapun tujuan dari kegiatan perkenalan teknik regrow sayuran ini adalah untuk membantu masyarakat desa agar bisa memanfaatkan kembali sisa - sisa limbah rumah tangga yang tidak terpakai.

Sehingga, dapat membantu masyarakat menghemat pengeluaran mereka di tengah pandemi seperti saat ini.

Selain memperkenalkan teknik regrow sayuran yang merupakan bentuk pengabdian di bidang ekonomi.

Aksi door to door juga dilaksanakan bidang kesehatan dengan mengadakan membuat lomba menanam Toga tingkat RT di Desa Mayang.

"Adapun lomba membuat Toga ini dimaksudkan sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui pemanfaatan bahan - bahan alami", tukas Rendy Novrian selaku penanggung jawab kegiatan lomba Toga.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN Desa Mayang mengambil tema “Pemanfaatan barang bekas untuk membuat tanaman Toga”.

Tidak hanya itu, para mahasiswa KKN Desa Mayang pun telah menyiapkan beberapa bibit tanaman untuk menambah jenis bibit tanaman Toga milik RT.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa pun berharap agar setiap RT di Desa Mayang dapat memiliki tanaman Toga sendiri.

Sehingga, para masyarakat di setiap RT tersebut dapat memanfaatkan Toga yang ada di RT masing - masing.

Para ketua RT di Desa Mayang pun mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Namun, mereka masih sedikit kebingungan dengan konsep yang akan diusung.

"Semoga setelah adanya kegiatan pembuatan tanaman Toga di pekarangan RT sini. Masyarakat akan turut bersemangat untuk membuat tanaman Toga di pekarangan rumah mereka sendiri,” tutur Armawan, Ketua RT 14 Dusun Air Sagu, Desa Mayang. (BBR)

Penulis : Anggun Pratiwi (Mahasiswi UBB)