Gelar RUPS, TINS Optimis Bisa Jawab Tantangan Kedepan

Irwan
Gelar RUPS, TINS Optimis Bisa Jawab Tantangan Kedepan

JAKARTA, BABELREVIEW.CO.ID -- PT TIMAH Tbk (IDX: TINS) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2020 pada Selasa (6/4/2021) yang bertempat di Hotel Ritz Carlton Jakarta. 

Pada Rapat yang dilaksanakan dengan protocol Covid-19 itu, telah dicapai beberapa kesepakatan yang telah disetujui oleh pemegang saham, diantaranya persetujuan Laporan Tahunan Tahun Buku 2020 serta perubahan Nomenklatur Pengurus Perseroan termasuk TINS disepakati absen untuk tebar dividen tahun buku 2020.

Tahun 2020 masih menjadi tahun yang cukup berat bagi hampir semua entitas bisnis di tanah air, tak terkecuali TINS. Dalam skala global, pandemi Covid-19 telah memicu berkurangnya persediaan logam timah di London Metal Exchange (LME), meski di sisi lain hal tersebut telah mendorong kenaikan harga yang cukup signifikan.

Tercatat produksi timah dunia tahun 2020 sebesar 327.200 ton atau turun 7,70% dari tahun sebelumnya sebesar 354.500 ton.

Adapun tingkat konsumsi timah dunia 2020 turun 4,62% menjadi sebesar 342.600 ton dari tahun 2019 yang menyentuh 359.200 ton.

Defisit timah dunia pada masa pandemi terus melebar dari sebesar 4.700 ton pada 2019 menjadi sebesar 15.400 ton pada 2020.

Sebagaimana disampaikan dalam Laporan Konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember, Anak usaha MIND ID yang berkantor pusat di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung ini berhasil mencatatkan penjualan sebesar 55.782 ton atau 16,28% dari total konsumsi timah dunia.

Berdasarkan lokasi tujuan ekspor TINS, Asia menempati posisi teratas 68%, disusul Eropa 17%, Amerika 14%, sedangkan konsumsi domestik hanya berkontribusi 2%.

Khusus kinerja produksi, sampai dengan Desember 2020, TINS berhasil menghasilkan  bijih timah sebesar 39.757 ton atau turun sebesar 51,79% (2019: 82.460 ton).

Dari pencapaian tersebut 71,35% berasal dari penambangan darat, sedangkan sisanya 28,65% berasal dari penambangan laut.

Produksi logam timah turun 40,18% menjadi sebesar 45.698 ton dari tahun sebelumnya sebesar 76.389 ton.

  • Halaman
  • 1
  • 2
  • 3