GM PLN: Pujasera Bandara Depati Amir Jadi Alternatif Bagi Pengunjung

kasmirudin
GM PLN: Pujasera Bandara Depati Amir Jadi Alternatif Bagi Pengunjung
GM PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Abdul Mukhlis bersama dengan owner Pujasera Bandara Depati Amir Pangkalpinang. (Foto: Fierly)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Di tengah kesibukannya pada hari pertama masuk kerja, usai libur Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Abdul Mukhlis menyempatkan diri menghadiri Grand Opening Pujasera Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Senin (10/6/2019). Abdul Mukhlis pun mencoba beberapa menu yang tersedia dijajakan di Pujasera tersebut.

Dikatakan Abdul Mukhlis, Pujasera yang terletak di samping parkir kendaraan dapat menjadi alternatif masyarakat, baik pengguna transportasi udara, penjemput, karyawan bandara, maupun terbuka bagi masyarakat umum.

"Menurut saya ini sangat menarik, karena bisa menjadi alternatif bagi kita yang berada di bandara, baik penumpang maupun yang menjemput. Apalagi lokasinya dekat dengan parkir," ungkap Abdul Mukhlis.

Di samping itu, Pujasera Bandara Depati Amir memiliki tempat yang nyaman. Sehingga masyarakat dapat santai sambil menunggu pesawat atau jemputan.

"Karena lokasinya dekat dengan parkir disini jadi lebih nyaman, santai dan akrab. Jadi ada pilihan untuk pelanggan atau pengunjung," katanya.

Pujasera Bandara Depati Amir juga bisa menjadi media promosi untuk menampilkan produk-produk maupun kuliner khas daerah.

Menariknya Pujasera ini juga mendukung program PLN, karena setiap kios menggunakan kompor listrik atau kompor induksi.

"Kita kasih solusi ke masyatakat yang kesulitan mencari gas, apalagi kalau gas harus import dan satu sisi listrik di Bangka Belitung sudah cukup. Kompor induksi bukan membebani, karena sudah dalam hitung-hitungan kita lebih murah dibanding gas dan lebih mudah dalam pemakaiannya. Memang perlu penyesuaian biasa ada api ini tanpa api, seperti dari minyak tanah beralih ke gas," jelasnya. (BBR)


Penulis  : Irwan 
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review