Goresan Merah Dinding Goa Batu Kepale, Ternyata Dari Zaman Prasejarah Yang Ditemukan Pertama Kali di Babel

Ahada
Goresan Merah Dinding Goa Batu Kepale, Ternyata Dari Zaman Prasejarah Yang Ditemukan Pertama Kali di Babel
Pada Minggu (6/9/2020), mulai pukul  07.50 WIB hingga sore, tim dan rombongan fokus berada di lokasi goa Bukit Batu Kepale yang merupakan bagian dari Gugusan Bukit Permisan. (kululsari)
Pada Minggu (6/9/2020), mulai pukul  07.50 WIB hingga sore, tim dan rombongan fokus berada di lokasi goa Bukit Batu Kepale yang merupakan bagian dari Gugusan Bukit Permisan. (kululsari)
Pada Minggu (6/9/2020), mulai pukul  07.50 WIB hingga sore, tim dan rombongan fokus berada di lokasi goa Bukit Batu Kepale yang merupakan bagian dari Gugusan Bukit Permisan. (kululsari)

SIMPANGRIMBA, BABELREVIEW.CO.ID -- Goresan berwarna merah di dinding Bukit Batu Kepale Desa Gudang Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan telah menarik perhatian Balai Arkeologi Palembang yang membawahi wilayah Sumatera Bagian Selatan dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi.

Apalagi berita tentang goresan merah ini sempat viral diberitakan, sebagai goresan misteri yang sudah ada sejak lama dan tak bisa dihapus sampai sekarang.

Mendengar kabar inilah, Balai Arkeologi Palembang akhirnnya datang ke Desa Gudang. Tujuannya untuk melihat langsung goresan merah tersebut.

Pada hari Minggu (6/9/2020), Tim Balai Arkeologi dari Palembang yakni Novie Hari Putranto dan Henderi Kus, dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi, M Ruly Fauzi dan Sigit Eko Prasetyo, Sejarawan Bangka Belitung Akhmad Elvian di dampingi dari Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Bangka Belitung,  Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan,  Perangkat Desa Gudang dan beberapa orang pegiat sejarah dan budaya Bangka Belitung melakukan ekspedisi ke Bukit Batu Kepale.

Rombongan ini melakukan peninjauan dan pemastian benda yang diduga sebagai objek  cagar budaya yang berada di bebatuan granit di goa Bukit Batu Kepale tersebut.

Bukit Batu Kepale merupakan Kawasan Taman Wisata Alam yang berada di gugusan Bukit Permisan.

Untuk menuju ke lokasi, dari SDN 5 Desa Gudang ditempuh sekitar 30 menit.

Sehari sebelumnya, tepatnya Sabtu (5/9/2020) sore,  tim ini  meluangkan waktu meninjau  lokasi makam yang di duga abad 15 dan makam Batin Samad yang berada di Air Pemancing Desa Gudang Kecamatan Simpang Rimba.

Pada Minggu (6/9/2020), mulai pukul  07.50 WIB hingga sore, tim dan rombongan fokus berada di lokasi goa Bukit Batu Kepale yang merupakan bagian dari Gugusan Bukit Permisan.

Setelah..

  • Halaman
  • 1
  • 2